IHSG Awal Pekan Anjlok 37,79 Poin, Sebaliknya 4 Saham Ini Cetak ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (10/3/2025), ditutup turun sebanyak 37,79 poin (0,57%) hingga kembali ke level 6.598. Pergerakan dalam rentang 6.568-6.6642.
Pelemahan dipicu atas kejatuhan sejumlah sektor saham, seperti sektor material dasar 3,24%, sektor kesehata 1,82%, sektor keuangan 0,60%, sektor property 0,82%, sektor infrastruktur 0,48%. Sebaliknya penguatan melanda saham sektor teknologi 5,32%.
Baca Juga
Perdana Menteri Bhutan Sebut Cadangan Bitcoin Menguntungkan Rakyatnya
Meski IHSG bergerak di zona merah, sejumlah saham berikut torehkan penguatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA) naik 35% menjadi Rp 189, PT Trimegah Karya Pratama Tbk (UVCR) menguat 34,62% menjadi Rp 70.
Menguat hingga ARA juga melanda saham PT Sinar Terang MandiriT bk (MINE) sebanyak 25% menjadi Rp 270, dan PT Jakarta Setiabudi Internasional Tbk (JSPT) naik 19,85% menjadi Rp 15.850. Penguatan juga melanda saham sektor PT Aesler Grup Internasional Tbk (RONY) naik 20% menjadi Rp 1.650.
Sebaliknya penurunan dalam melanda sejumlah saham berikut, yaitu saham PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk (RELI), PT Sona Topas Tourism Industry Tbk (SONA), PT Adiwarna Anugerah Abadi Tbk (NAIK), PT Green Power Group Tbk (LABA), PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO), dan PT Raja Roti Cemerlang Tbk (BRRC).
Baca Juga
Bos GOTO Patrick Walujo Menghadap Prabowo di Istana, Terkait THR Ojol?
IHSG sepanjang pekan lalu torehkan penguatan sebanyak 5,83% menjadi 6.636 pekan ini, sejumlah saham berikut torehkan lompatan harga sangat mengesankan. Penguatan paling pesat dicatatkan saham PT Andalan Sakti Primaindo Tbk (ASPI) mencapai 143,86% menjadi Rp 278, PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO) menguat 95,27% menjadi Rp 660, dan PT Sona Topaz Torism Industry Tbk (SONA) menguat 40,94% menjadi Rp 4.510.
Kenaikan tersebut berimbas terhadap peningkatan kapitalisasi pasar (market cap) BEI senilai Rp 570 triliun atau setara dengan 5,24% menjadi Rp 11.450 triliun pada perdagangan 3-7 Maret 2025. Peningkatan pesat ini didukung penguatan saham sektor teknologi mencapai 16,48%, sektor material dasar 5,83%, sektor industry 5,61%, sektor property 4,61%, dan sektor keuangan 4,81%.
Penyumbang utama lomptan IHSG pekan lalu berasal dari saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dengan kenaikan 13,39%, PT DCI Indonesia Tbk (DCII) naik 33,05%, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) naik 5,93%, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) menguat 14,67%, dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) naik 5,22% pekan ini.

