IHSG Awal Pekan Anjlok 17 Poin, Saham UANG dan SCCO Justru ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (15/1/2024), ditutup anjlok 17,14 poin (0,24%) menjadi 7.224. IHSG bergerak dalam rentang 7.206,31-7.281,26 denga nilai transaksi Rp 8,63 triliun.
Penurunan indeks dipicu kejatuhan beberapa sektor saham berikut, yaitu saham sektor keuangan turun 0,53%, sektor kesehatan 0,76%, sektor consumer primer turun 0,30%, sektor properti 0,31%, dan sektor infrastruktur melemah 0,20%.
Baca Juga
10 Hari Transaksi, Nilai Saham Emiten Prajogo Pangestu Ini Menguap Rp 608 Triliun
Sebaliknya penguatan melanda saham sektor transportasi 3,01%, sektor energi 1,05%, sektor industri 1,05%, setkor consumer non primer 0,39%, dan sektor material dasar 0,03%.
Meski IHSG melemah, dua saham berikut cetak penguatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Pakuan Tbk (UANG) melesat Rp 145 (24,79%) menjadi Rp 730 dan PT Supreme Cable Manufacturing Tbk (SCCO) naik Rp 1.625 (19,94%) menjadi Rp 9.775.
Penguatan juga melanda saham PT Koka Indonesia Tbk (KOKA) naik Rp 13 (18,57%) menjadi Rp 83, PT Grahaprima Suksesmandiri Tbk (GTRA) naik Rp 46 (13,94%) menjadi Rp 376, dan PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) melesat Rp 65 (11,30%) menjadi Rp 640.
Baca Juga
Masih Tersisa Rp 9,33 Triliun, Dana Hasil IPO Bukalapak (BUKA) untuk Apa Saja?
Sebaliknya tiga saham dengan pelemahan terdalam hingga auto reject bawah (ARB), yaitu saham PT Hotel Sahid Jaya International Tbk (SHID), PT Pioneerindo Gourmet International Tbk (PTSP), PT Bank Mayapada Internasional Tbk (MAYA), PT Sinergi Multi Lestarindo Tbk (SMLE), dan PT Golden Flower Tbk (POLU).

