Logisticsplus (LOPI) Incar 2 Proyek Infrastruktur Ini, Nilai Investasinya Jumbo
JAKARTA, investortrust.id - PT Logisticsplus International Tbk (LOPI) menjalin kemitraan strategis dengan sejumlah korporasi kakap, salah satunya Angkasa Pura.
Direktur Utama PT Logisticsplus International Tbk, Wahyu Dwi Jatmiko, mengatakan, melalui kerja sama ini, LOPI akan membantu pengembangan proyek Tanjung Benoa, Bali dan pengelolaan Bandara Udara Kulon Progo di Yogyakarta. Nilai proyek dari dua kerja sama tersebut mencapai Rp 500 miliar.
Kendati begitu, dia belum bisa merinci berapa porsi yang diperoleh perseroan terhadap dua proyek itu. “Kalau dari segi investasi, dua itu lebih dari Rp500 miliar,” ungkap Wahyu, kepada Investortrust usai pencatatan perdana saham LOPI di Gedung Bursa Efek, Jakarta Pusat, Rabu (11/10/2023).
Baca Juga
Kantongi Dana IPO Rp 91 Miliar, KOKA Genjot Bisnis Manufaktur Tiang Pancang
Lebih lanjut, Wahyu Dwi Jatmiko, mengatakan, kerja sama strategis merupakan strategi dalam meningkatkan performa fundamental perusahaan di tahun-tahun mendatang. Bukan hanya perusahaan lokal, LOPI juga menyasar kerja sama dengan perusahaan asing.
“Saat ini proses untuk pengembangan Tajung Benoa di Bali sedang tahap feasibility study. Lalu juga untuk Angksa Pura di Jogja, kita akan bekerja sama sebagai strategic investor,” ucap Wahyu.
Dia memprediksi realisasi untuk mengelola pelabuhan dan bandara dari Angkasa Pura baru akan terjadi pada 2025 atau 2026.
“Itu nanti masih panjang ya, feasibility-nya juga masih berjalan. Mungkin 2025 atau 2026, tapi itu target jangka panjang kita untuk mengelola pelabuhan dan beberapa proyek di Indonesia,” tandasnya.
Baca Juga
Logisticsplus (LOPI) Pamer Kontrak Baru Pertamina, Klien Kakap Lain Menyusul
Sebagai catatan, saham LOPI resmi telah tercatat sebagai emiten ke-73 yang melantai di Bursa Efek Indonesia sepanjang tahun ini, Rabu (11/10/2023).
Dalam hajatan initial public offering (IPO) ini, LOPI melepas 300 juta saham baru atau sekitar 27,27% dari modal ditempatkan dan disetor penuh, dengan harga pelaksanaan Rp 100 per saham. Dengan begitu LOPI berhasil meraup dana segar dari publik Rp 30 miliar.
Dipantau dari perdagangan pada pukul 09.10 WIB, saham LOPI mengalami pelemahan 10% dari harga perdana menjadi Rp 90 per saham. (CR-9)

