Baru Listing, 8,95% Saham Logisticsplus (LOPI) Diborong Investor Ini
JAKARTA, investortrust.id – PT Intisarana Teknindo Utama memborong sebanyak 98,5 juta atau setara dengan 8,95% saham PT Logisticsplus International Tbk (LOPI). Aksi pembelian saham tersebut dilaksanakan setelah LOPI resmi masuk Bursa Efek Indonesia (BEI).
Direktur Keuangan Logistiscplus Ari Purwanti melalui penjelasan resminya di BEI, Kamis (19/10/2023), Intisarana membeli sebanyak 98,5 juta saham LOPI dengan harga pelaksanaan Rp 98 per saham pada 12 Oktober 2023 dengan total transaksi Rp 9,65 miliar.
Baca Juga
Logisticsplus (LOPI) Incar 2 Proyek Infrastruktur Ini, Nilai Investasinya Jumbo
Harga pembelian tersebut di bawah harga IPO saham LOPI senilai Rp 100 per saham. “Tujuan transaksi tersebut investasi dengan kepemilikan saham langsung,” tulisnya dalam penjelasan resminya di BEI.
Sedangkan pada penutupan perdagangan saham BEI hari ini, saham LOPI ditutup kembali turun Rp 2 (2,25%) menjadi Rp 87. Harga tersebut menunjukkan penurunan sebanyak 13% dari harga perdana saat listing di BEI pada 11 Oktober 2023.
Berdasarkan data pemegang saham saat perseroan menggelar penawaran umum (initial public offering/IPO) saham disebutkan bahwa Wahyu Dwi Jatmiko bertindak sebagai pemegang terbanyak mencapai 39,18% saham LOPI. Sisanya PT Logisticplus Multimoda Indonesia menguasai 27,64% saham, Hening Tjiptadi S sebanyak 3,64%, dan Moch Taufik sebanyak 2,27%. Sisanya investor public mencapai 27,27%.
Baca Juga
Logisticsplus (LOPI) Pamer Kontrak Baru Pertamina, Klien Kakap Lain Menyusul
Sebelumnya, Logisticsplus (LOPI) telah meraih proyek pengiriman bahan kimia seberat 148 ton milik PT Kilang Pertamina Internasional. Hal itu menyusul sukses LOPI mengirim alat-alat berat ke Pabrik Refinery Bahan Bakar Plaju beberapa minggu lalu.
Menurut Direktur Operasional LOPI, M Taufik, pengiriman besar yang melibatkan 544 jumbo bag dari Amsterdam ini memerlukan perencanaan dan eksekusi yang cermat. Pengiriman dilakukan menggunakan pesawat Qatar Airways sebanyak 12 kali penerbangan, dengan rute melalui Bandara Doha, Qatar, sebelum tiba di Jakarta.
Baca Juga
GTS Internasional (GTSI) Ungkap Lonjakan Laba hingga Kontrak Baru Ini
"Kami sangat bangga dengan tim kami yang telah bekerja keras untuk mengamankan proyek ini. Keberhasilan ini adalah bukti komitmen kami dalam memberikan layanan logistik terbaik kepada pelanggan kami," kata Taufik.
Wahu Jatmiko, Dirut PT Logistics Plus Intenational Tbk menjelaskan, LOPI adalah bagian dari perusahaan suply chain asal Amerika Logisticsplus Inc. LOPI berkomitmen untuk terus meningkatkan investasi guna memperluas penetrasi pasar, baik di Indonesia maupun di kawasan ASEAN. Kawasan ini dikenal sebagai salah satu daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di dunia.

