Logisticsplus (LOPI) Akan Private Placement dan Rights Issue Bernilai Jumbo, Intip Tujuannya
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – PT Logisticsplus International Tbk (LOPI) berencana menggelar penambahan modal bernilai jumbo. Penambahan modal dilakukan melalui dua skema, yaitu Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) atau private placement sebanyak 110 juta atau 10% saham baru.
Secara bersamaan, perseroan menggelar Penambahan Modal Dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau rights issue maksimal 1,4 miliar saham baru atau sekitar 127,27% dari jumlah saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh.
Manajemen LOPI dalam keterangan resminya di Jakarta, Kamis (23/4/2026), menyebutkan bahwa penambahan modal ini sebagai langkah strategis untuk memperkuat struktur keuangan sekaligus mendukung ekspansi usaha ke depan.
Baca Juga
Logisticsplus (LOPI) Cetak Kenaikan Pendapatan 51% di 2025, Transformasi Bisnis Buahkan Hasil
“Private placement dan rights issue ini akan dibahas dalam RUPSLB yang dijadwalkan berlangsung pada 2 Juni 2026,” tulis keterangan resmi di Jakarta, hari ini.
Penambahan modal melalui private placement ini juga bertujuan untuk memberikan fleksibilitas dalam menarik investor strategis yang dapat memberikan nilai tambah, baik dari sisi pendanaan maupun pengembangan bisnis.
Dana yang diperoleh akan digunakan untuk memperkuat struktur permodalan serta memenuhi kebutuhan modal kerja. Aksi korporasi ini juga bagian dari strategi jangka panjang untuk meningkatkan daya saing dan memperkuat posisi di industri logistik.
Baca Juga
Logisticsplus International (LOPI) Transformasi Jadi Ekosistem 'Supply Chain' Berbasis Teknologi
“Melalui rencana penambahan modal ini, Perseroan berharap dapat meningkatkan kapasitas usaha serta membuka peluang kolaborasi dengan mitra strategis guna mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan,” ujar manajemen.
LOPI juga mengungkapkan bahwa pelaksanaan PMHMETD berpotensi menimbulkan dilusi kepemilikan saham bagi pemegang saham yang tidak melaksanakan haknya, dengan estimasi maksimal sebesar 19,37%.
Baca Juga
LOPI Tutup Tahun 2025 dengan Kinerja Positif Songsong Pertumbuhan 2026
Pelaksanaan kedua aksi korporasi tersebut akan mengacu pada ketentuan peraturan pasar modal serta dilakukan setelah memperoleh persetujuan RUPSLB dan pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), khususnya untuk PMHMETD.
Dengan aksi korporasi ini, LOPI optimistis dapat memperkuat fundamental keuangan sekaligus memanfaatkan peluang pertumbuhan di sektor logistik nasional yang terus berkembang.
Logisticsplus (LOPI) merupakan perusahaan jasa logistik terintegrasi yang menyediakan solusi end-to-end untuk kebutuhan distribusi dan rantai pasok pelanggan.

