Investor Asing Net Sell Saham Jumbo hingga Rp 2,91 Triliun, Saham Big Cap Ini Diobral
JAKARTA, investortrust.id – Investor asing membukukan penjualan bersih (net sell) senilai Rp 2,91 triliun, seiring dengan anjloknya indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (28/2/2025), sebanyak 214,85 poin (3,31%) menjadi 6.270,60.
Net sell terbanyak melanda saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 879,31 miliar, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) Rp 522,41 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 382,90 miliar, PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) Rp 261,60 miliar, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 233,57 miliar.
Baca Juga
PP DHE Terbit, Pemerintah Targetkan US$ 165,9 Miliar Parkir di Dalam Negeri
Sebaliknya lima saham dengan torehan pembelian bersih (net buy), yaitu saham PT Rukur Raharja Tbk (RAJA) Rp 26,12 miliar, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) Rp 25,13 miliar, PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) Rp 20,01 miliar, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp 13,23 miliar, dan PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) Rp 13,10 miliar.
Terkait pelemahan indeks hari ini dipicu kejatuhan seluruh sektor saham, seperti sektor material dasar anjlok 5,55%, sektor infrastruktur 3,77%, sektor transportasi 3,41%, sektor energi turun 3,59%, sektor consumer primer turun 3,32%, sektor keuangan anjlok 3,09%, sekktor industry 2,51%, sektor property 1,85%, dan penurunan terendah dicatatkan saham sektor teknologi 1,26%.
Penurunan juga dipicu kejatuhan seluruh saham top 10 market cap atau big cap, seperti BBCA turun 1,17% menjadi Rp 8.425, BREN turun 1,21% menjadi Rp 6.125, TPIA anjlok 11,25% menjadi Rp 6.700, BBRI anjlok 7,44% menjadi Rp 3.360, AMMN melemah 5,07% menjadi Rp 6.550, BMRI turun 1,29% menjadi Rp 4.600, DSSA turun 5% menjadi Rp 30.875, dan TLKM turun 5,62% menjadi Rp 2.350. Satu-satunya yang naik hanya saham AMMN dan saham DCII tengah disuspensi.
Penurunan tersebut juga sejalan dengan koreksi hampir seluruh pasar bursa Asia, seperti indeks Nikkei, Hang Seng, Strait Times Singapura, dan indeks bursa beberapa negara lainnya.
Baca Juga
XL Axiata (EXCL) Tegaskan Minat Ikuti Lelang Frekuensi 1,4 GHz
Kemarin, IHSG terhempas sebanyak 120,73 poin (1,83%) ke level terendah baru lebih dari tiga tahun terakhir menjadi 6.485. Investor asing lagi-lagi membukukan penjualan bersih (net sell) saham mencapai Rp 1,87 triliun, yaitu saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 593,03 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 523,82 miliar, dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 425,53 miliar.
Koreksi kemarin dipicu atas atas kejatuhan hampir seluruh sektor saham, seperti sektor keuangan 1,67%, sektor kesehatan 2,29%, sektor material dasar 1,60%, sektor consumer non primer 1,16%, sektor energi 1,09%, sektor property 1,02%. Sebaliknya satu-satunya sektor saham yang naik 0,19%.

