Net Sell Melanda Rp 490,48 Miliar, Saham-saham Bank Ini Diobral Investor Asing
JAKARTA, investortrust.id – Pemodal asing membuka penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 490,48 miliar, seiring dengan penurunan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (5/2/2025), sebanyak 49,23 poin (0,70%) menjadi 7.024,23.
Net sell terbanyak lagi-lagi melanda saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 203,27 miliar dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Rp 162,47 miliar. Penjualan bersih juga melanda saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 138,80 miliar, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 98,45 milair, dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 74,78 miliar.
Sebaliknya lima saham ini torehkan pembelian bersih (net buy) oleh pemodal asing, yaitu saham PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Rp 63,30 miliar, PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS) Rp 46,70 miliar, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp 35,24 miliar, PT United Tractors Tbk (UNTR) Rp 27,72 miliar, PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) Rp 27 miliar, dan PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp 23,22 miliar.
Baca Juga
Menko Perekonomian Sebut Pertumbuhan Ekonomi 2024 Masih Solid
Terkait koreksi IHSG hari ini dipicu atas penurunan sektor saham keuangan 1,40%, sektor kesehatan 1,13%, sektor consumer primer 0,79%, sektor infrastruktur 0,90%, sektor consumer non primer 0,66%, dan sektor transportasi 0,94%. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor property 0,34%, sektor property 0,42%, dan sektor material dasar 0,64%.
Meski IHSG ditutup melemah, sejumlah saham ini torehkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Sona Topas Tourism Industry Tbk (SONA) naik 24,93% menjadi Rp 4.710, PT Steady Safe Tbk (SAFE) melesat 24,79% menjadi Rp 302, PT Suryamas Dutamakmur Tbk (SMDM) naik 24,59% menjadi Rp 1.140, dan PT Artha Mahiya Investama Tbk (AIMS) naik 24,67% menjadi Rp 374
Penguatan hingga ARA juga melanda saham PT Brigit Biofarmaka TeknologiT bk (OBAT) naik 24,21% menjadi Rp 474 dan PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) sebanyak 19,98% menjadi Rp 31.375. Sedangkan saham dari rumpun top 10 market cap yang naik paling pesat dipimpin PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) dengan kenaikan 4,35% menjadi Rp 7.200.
Baca Juga
IHSG Bergerak bak Roller Coaster, ke Mana Investor Harus Melangkah?
Sebaliknya pelemahan melanda saham PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS), PT Lion Metal Works Tbk (LION), PT Bank Oke Indonesia Tbk (DNAR), PT Golden Flower Tbk (POLU), PT Hotel Sahid Jaya International Tbk (SHID) dan PT Tira Austenite Tbk (TIRA).
Kemarin, IHSG ditutup rebound sebanyak 43,4 poin (0,62%) menjadi 7.073 dengan penjualan bersih (net sell) saham mencapai Rp 189,05 miliar. Net sell terbanyak melanda lima saham berikut, yaitu saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 349,60 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 197,40 miliar, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 32,86 miliar.

