Net Sell Membengkak Rp 2,73 Triliun, 4 Saham Big Bank Diobral
JAKARTA, investortrust.id – Pemodal asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham mencapai Rp 2,73 triliun, seiring dengan penurunan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (19/6/2025), sebanyak 61,5 poin (0,88%) menjadi 6.907. Rentang pergerakan 6.873-6.970 dengan nilai transaksi Rp 21,44 triliun.
Net sell terbanyak melanda tiga saham big bank, yaitu PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 576,78 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 445,72 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 308,92 miliar. Net sell juga melanda PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Rp 259,65 miliar, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 129,36 miliar.
Baca Juga
Garuda Metalindo (BOLT) Tetapkan Dividen hampir 50% dari Laba 2024, Simak Jadwal Ini
Sebaliknya lima saham berikut catatkan pembelian bersih (net buy) saham, yaitu PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) Rp 55,73 miliar, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) Rp 23,99 miliar, PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR) Rp 19,55 miliar, PT Bayan Resources Tbk (BYAN) Rp 16,18 miliar, PT Maharaksa Biru Energi Tbk (OASA), dan PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) Rp 13,55 miliar.
Terkait kejatuhan IHSG hari ini dipicu atas penurunan mayoritas sektor saham, seperti sektor material dasar 1,82%, sektor property 1,26%, sektor infrastruktur 1,29%, sektor keuangan 0,57%, dan sektor energi 0,95%. Satu-satunya sektor saham yang berhasil nail adalah transportasi dan logistic 1,57%.
Di tengah penurunan tajam IHSG, tiga saham ini catatkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA) PT Sunson Textile Manufacture Tbk (SSTM) sebanyak 34,12% menjadi Rp 228, PT Master Print Tbk (PTMR) naik 34,08% menjadi Rp 240 dan PT Asia Sejahtera Mina Tbk (AGAR) naik 24,77% menjadi Rp 272.
Kenaikan pesat juga melanda saham PT Multi Garam Utama Tbk (FOLK) naik 22,03% menjadi Rp 72 dan PT Apexindo Pratama Duta Tbk (APEX) naik 22,52% menjadi Rp 136.
Baca Juga
SKK Migas: Produksi Minyak Tembus 580.405 BOPD Lewati Capaian 2024
Sebaliknya pelemahan dalam melanda saham MBSS sebanyak 15% menjadi Rp 1,700, IOTF sebanyak 14,52% menjadi Rp 147, OBAT sebanyak 14,93% menjadi Rp 376, FILM turun 14,11% menjadi Rp 2.070, dan JATI turun 12,99% menjadi Rp 134.
Kemarin, IHSG ditutup tersungkur sebanyak 139,15 poin (1,96%) ke level terendah baru dalam sebulan terakhir menjadi 6.968. Pemodal asing juga membukukan penjualan bersih (net sell) jumbo mencapai Rp 1,25 triliun terbanyak melanda saham BMRI, ANTM, dan BBRI.
Penurunan sejalan dengan koreksi seluruh sektor saham, seperti material dasar 3,76%, sektor energy 1,78%, sektor teknologi 2%, sektor tranportasi 3,86%, dan sektor keuangan 1,61%. Penurunan makin dalam setelah sejumlah saham big cap melemah tajam.

