Waspadai Koreksi IHSG Berlanjut Hari ini, Sebaliknya Saham AKRA dan PTRO Ini Dijagokan
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (27/2/2025), berpotensi lanjutkan pelemahan setelah menembus level support 6.500 kemarin. Hari ini, indeks diprediksi bergerak dalam rentang 6.245-6.772.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset hari ini menyebutkan bahwa indeks masih berpotensi melanjutan bearish trend ke area support selanjutnya 6.245. Apalagi belum ada sentimen positif dari pasar yang bisa membalikkan arah pergerakan indeks.
Baca Juga
IHSG Babak Belur 8,40% Ytd, Berikut Faktor Pemicunya hingga Daftar Saham Undervalued
Peluang pelemahan indeks juga dipengaruhi atas kejatuhan bursa saham Wall Street semalam, seperti Dow Jones turun 0,45%, indeks S&P500 melemah 1,59%, dan Nasdaq terjerembab sebanyak 2,78%. Begitu juga dengan bursa saham Eropa mayoritas ditutup melemah.
Meski indeks berpotensi melemah menuju support selanjutnya, pemodal masih bisa melirik dua saham untuk ditransaksikan hari ini. Di antaranya, saham AKRA direkomendasikan beli dengan target harga Rp 1.370-1.500 dan PTRO dengan target harga Rp 3.940-4.560. Sebaliknya saham KLBF dan PGAS direkomendasikan jual.
Kemarin, IHSG terhempas sebanyak 120,73 poin (1,83%) ke level terendah baru lebih dari tiga tahun terakhir menjadi 6.485. Investor asing lagi-lagi membukukan penjualan bersih (net sell) saham mencapai Rp 1,87 triliun, yaitu saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 593,03 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 523,82 miliar, dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 425,53 miliar.
Baca Juga
Trump Sebut Tarif Meksiko dan Kanada Akan Dimulai 4 Maret, Ada Tarif Tambahan 10% untuk China
Koreksi ini dipicu atas atas kejatuhan hampir seluruh sektor saham, seperti sektor keuangan 1,67%, sektor kesehatan 2,29%, sektor material dasar 1,60%, sektor consumer non primer 1,16%, sektor energi 1,09%, sektor property 1,02%. Sebaliknya satu-satunya sektor saham yang naik 0,19%.
Meski indeks turun, lima saham ini masih bisa catatkan penguatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu PT Jaya Agra Wattie Tbk (JAWA) 34,02% menjadi Rp 130, PT Sat Nusapersada Tbk (PTSN) naik 34,74% menjadi Rp 256, PT Lion Metal Works Tbk (LION) naik 25% menjadi Rp 675, PT Green Power Group Tbk (LABA) naik 24,58% menjadi Rp 294, dan PT Homeco Victoria Makmur Tbk (LIVE) naik 24,53% menjadi Rp 264.

