Waspadai Koreksi IHSG ke 6.360 Hari Ini, Sebaliknya Dua Saham Ini Layak Dicermati
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (12/2/2025), berpotensi lanjutkan pelemahan menuju area support baru 6.360. Peluang tersebut terjadi setelah terjadi koreksi lebih dari 8% dalam lima hari terakhir.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa indeks diperkirakan bergerak dalam rentang 6.360-6.639 dengan mulai menembus support area 6.639.
Pergerakan indeks juga akan terpengaruh dengan laju bursa saham dunia semalam yang ditutup cenderung naik. Di antaranya Dow Jones naik 0,28%, S&P500 menguat 0,034% dan sebaliknya Nasdaq justru melemah 0,36%.
Baca Juga
Trump Terapkan Tarif 25% Baja dan Aluminium, Saham Eropa Masih Terus Menguat
Meski indeks diproyeksikan lanjutkan pelemahan, pemodal dapat mencermati sejumlah saham dengan potensi penguatan, seperti MLPL direkomendasikan beli dengan target harga Rp 143-170 dan PGAS dengan target harga Rp 1.725-1.845. Sebaliknya saham ARTO dan PGEO direkomendasikan jual.
IHSG kemarin ditutup anjlok sebanyak sebanyak 116 poin (1,75%) menjadi 6.531. Pemodal asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) senilai Rp 469,46 miliar dengan penyumbang terbesar PT Bank MandiriT bk (BMRI) RP 237,33 miliar, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 119,37 miliar, dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 119,19 miliar.
Berdasarkan data level penutupan indeks ini tercatat yang paling rendah terhitung sejak Level penutupan terendah IHSG sejak 2 Desember 2021 dan dalam 38 bulan atau lebih dari tiga tahun. Level penutupan indeks terakhir terjadi pada 1 Desember 2021 level 6.507.
Baca Juga
Sedangkan sektor saham penekan utama indeks, yaitu saham sektor infrastruktur 3,94% dan sektor energi 3,18%. Pelemahan selanjutnya disumbangkan saham sektor transportasi 2,96%, sektor property 1,95%, sektor keuangan 1%, dan sektor Kesehatan 1,41%. Sebaliknya penguatan melanda saham sektor teknologi 0,53%.
Meski IHSG anjlok parah, sejumlah saham berikut justru berhasil pertahankan penguatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Sekar Laut Tbk (SKLT) melesat sebanyak 34,12% menjadi Rp 228, PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO) naik 24,86% menjadi Rp 442, dan PT Sekar Bumi Tbk (SKBM) melesat 24,84% menjadi Rp 402.
Penguatan juga melanda saham PT Sona Topas Tourism Industry Tbk (SONA) sebanyak 24% menjadi Rp 4.650, PT Tripar Mutivison Plus Tbk (RAAM) menguat 24,79% menjadi Rp 292, PT Hotel Sahid Jaya International Tbk (SHID) melesat 24,71% menjadi Rp 1.085, dan PT Golden Flower Tbk (POLU) menguat 24,68% menjadi Rp 2.450.

