Waspadai Kejatuhan IHSG lebih Dalam Hari Ini, Sebaliknya Dua Saham Ini masih Layak Dilirik
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (25/2/2025), berpotensi kembali anjlok ke level terendah baru dalam setahun terakhir. Peluang tersebut terbuka setelah indeks kemairn ditutup anjlok.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset yang diterbitkan hari ini menyebutkan bahwa indeks bisa lanjutkan bearish trend ke area support 6.500. Pemodal diminta mewasapadai perdagangan saham, apabila penurunan indeks hinggga ke bawah 6.500.
Baca Juga
Penurunan juga akan dipengaruhi pergerakan bursa saham global, seperti penurunan dalam indeks S&P500 dan Nasdaq masing-masing 0,47% dan 1,35%. Sebaliknya Dow Jones masih catatkan penguatan 0,37%.
Di tengah peluang pergerakan indeks hari ini, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan beli saham SIDO dengan target harga Rp 645-685 dan PWON dengan target harga Rp 414-430. Sebaliknya saham INCO dan UNTR direkomendasikan jual.
Kemarin, IHSG ditutup anjlok dalam hingga 162,51 poin (2,41%) menjadi 6.587 diperparah penjualan bersih (net sell) saham jumbo bernilai Rp 1,63 triliun didominasi saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 663,11 miliar, PT Bank MandiriT bk (BMRI) Rp 300,34 miliar, dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 216,26 miliar.
Baca Juga
Dirut Jahja Setiaatmadja Borong Saham BBCA Jelang RUPS, Pertanda Dividen Jumbo?
Koreksi ini dipicu atas kejatuhan seluruh sektor saham, seperti sektor material dasar anjlok 3,45%, sektor consumer primer 3,26%, sektor industry 2,51%, sektor energi 2,62%, sektor consumer non primer 2,18%, sektor teknologi 2,12%, sektor property 1,73%, sektor infrastruktur 1,81%, dan sektor keuangan 0,73%.
Meski IHSG ditutup terjerembab, saham PT Indal Aluminium Industry Tbk (INAI) ditutup menguat hingga auto reject atas (ARA) 34,07% menjadi Rp 122. Kenaikan juga melanda saham PT Dunia Virtual Online Tbk (AREA) naik 23,65% menjadi Rp 366.
Penguatan juga melanda saham PT Trust Finance Indonesia Tbk (TRUS) sebanyak 13,82% menjadi Rp 1.565, PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS) naik 13,47% menjadi Rp 1.095, dan PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP) naik 11% menjadi Rp 2.320.

