Net Sell Berlanjut Rp 323,56 Miliar, Berikut Daftar Saham Dilepas
JAKARTA, investortrust.id – Pemodal asing membukukan penjualan bersih (net sell) saham bernilai Rp 323,56 miliar, meskipun indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (25/2/2025), ditutup rebound sebanyak 19,09 poin (0,29%) menjadi 6.606.
Net sell terbanyak kembali melanda PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 433,67 miliar, PT Bank MandiriT bk (BMRI) Rp 157,46 miliar, PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) Rp 49,48 miliar, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) Rp 46,76 miliar, dan PT Nusantara Sawit Tbk (NSSS) Rp 32,80 miliar.
Sebaliknya lima saham dengan torehan pembelian bersih (net buy), yaitu saham PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ) Rp 293,11 miliar, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Rp 139,55 miliar, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 36,79 miliar, PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) Rp 18,16 miliar, dan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) Rp 16,51 miliar.
Baca Juga
Bukan Karena Stock Split, Faktor Ini Disebut Jadi Pemicu Utama Lonjakan Saham DCI Indonesia (DCII)
Kenaikan indeks ditopang penguatan empat sektor saham, seperti sektor teknologi 8,72%, sektor consumer primer 0,45%, sektor kesehatan 0,43%, dan sektor infrastruktur 0,08%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor consumer non primer 2%, sektor material dasar 0,84%, sektor industry 0,47%, sektor keuangan 0,18%, dan sektor energi 0,21%.
Di tengah penguatan indeks hari ini, sejumlah saham berikut bukukan penguatan hingga auto reject atas (ARA), seperti saham PT Indal Aluminium Industry Tbk (INAI) menguat 34,43% menjadi Rp 164, PT Vastland Indonesia Tbk (VAST) naik 34,83% menjadi Rp 120, dan PT Wahana Pronatural Tbk (WAPO) melesat 34,43% menjadi Rp 164.
Penguatan hingga ARA juga melanda saham PT Lion Metal Works Tbk (LION) naik 24,42% menjadi Rp 540, PT Adiwarna Anugerah Abadi Tbk (NAIK) sebanyak 24,38% menjadi Rp 505, dan PT DCI Indoensia Tbk (DCII) melesat sebanyak 19,99% menjadi Rp 116.125.
Baca Juga
Menteri BUMN: Peluncuran Bullion Services Jadi Langkah Besar Menuju Kemandirian Ekonomi Nasional
Penguatan juga melanda saham PT Vastland Indonesia Tbk (VAST) naik 21,35% menjadi Rp 108 dan PT Adiwarna ANugerah Abadi Tbk (NAIK) menguat 20,69% menjadi Rp 490.
Sebaliknya saham dengan penurunan terdalam akhir hari ini, yaitu saham PT Bintang Samudera Mandiri Lines Tbk (BSML), PT Kobexindo Tractors Tbk (KOBX), PT Bank Permata Tbk (BNLI), PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS), dan PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk (PACK).
Kemarin, IHSG ditutup anjlok dalam hingga 162,51 poin (2,41%) menjadi 6.587 diperparah penjualan bersih (net sell) saham jumbo bernilai Rp 1,63 triliun didominasi saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 663,11 miliar, PT Bank MandiriT bk (BMRI) Rp 300,34 miliar, dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 216,26 miliar.
Koreksi ini dipicu atas kejatuhan seluruh sektor saham, seperti sektor material dasar anjlok 3,45%, sektor consumer primer 3,26%, sektor industry 2,51%, sektor energi 2,62%, sektor consumer non primer 2,18%, sektor teknologi 2,12%, sektor property 1,73%, sektor infrastruktur 1,81%, dan sektor keuangan 0,73%.

