IHSG Sepekan Melesat 2,54%, Penopang Utama DCII, DWGL, dan POLU
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sepekan berhasil torehkan penguatan sebanyak 169 poin (2,54%) menjadi 6.803. Kenaikan tersebut ditopang lompatan saham sektor teknologi.
Sedangkan saham dengan penguatan paling pesat dicatatkan sejumlah emiten saham sektor teknologi, seperti saham PT DCI Indonesia Tbk (DCII) dengan kenaikan lebih dari 70% setelah terjadi penguatan hingga auto reject atas (ARA) dalam tiga hari beruntun menjadi Rp 80.650.
Baca Juga
Diluncurkan Prabowo Senin, Ini Tugas dan Kewenangan BPI Danantara dalam UU BUMN
Penguatan pesat juga dicatatkan saham PT Dwi Guna Laksana Tbk (DWGL) dengan kenaikan lebih dari 131% pekan ini menjadi Rp 336 dan PT Remala Abadi Tbk (DATA) naik 131,69% menjadi Rp 2.120. Lompatan harga juga dicatatkan saham PT Golden Flower Tbk (POLU) dengan penguatan sebanyak 62% menjadi Rp 4.320.
Terkait realisasi transaksi pemodal asing mencatatkan penjualan bersih Rp 1,16 triliun pekan ini didominasi sejumlah saham berikut, yaitu saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 832,28 miliar, PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) 324,72 miliar, dan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) Rp 281,53 miliar.
Baca Juga
Wall Street Ambyar! Dow Jones Terjun Hampir 750 Poin, Terburuk Sepanjang 2025
Realisasi tersebut menjadikan total penjualan bersih (net sell) saham oleh pemodal asing year to date (ytd) meningkat menjadi Rp 11,68 triliun. Sedangkan penurunan indeks ytd telah mencapai 3,91% atau terendah ketiga di Asia Pasifik setelah Thailand dengan koreksi 10,93% dan Filipina 6,60%.
Sedangkan kemarin, IHSG kemarin naik tipis hanya 14,96 poin (0,22%) menjadi 6.803. Penguatan tersebut didorong lompatan saham sektor teknologi sebanyak 6,51%. Kenaikan juga melanda saham sektor property 0,44%, sektor keuangan 0,22%, sektor kesehatan 0,15%, dan sektor industry 0,12%. Sebaliknya saham sektor consumer non primer, consumer primer, energi, dan infrastruktur melemah.

