Pengembang Kawasan MM2100 (BEST) Raup Pendapatan Rp 544,31 Miliar
JAKARTA, investortrust.id – Pengembang dan pengelola Kawasan Industri MM2100, PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BEST) membukukan pendapatan sebesar Rp 544,31 miliar pada tahun buku 2023.
Raupan pendapatan tersebut relatif flat atau tumbuh tipis 036% secara year on year. Pada periode yang sama tahun lalu Perseroan mencatat total pendapatan Rp 542,83 miliar.
Berdasarkan laporan keuangan audited yang dikutip, Kamis (28/3/2024), Perseroan berhasil menekan beban pokok pendapatan menjadi Rp 200,37 miliar tahun 2023 dari Rp 224,35 miliar pada tahun 2022. Alhasil BEST mampu merangkum laba kotor Rp 343,94 miliar, dibanding Rp 318,47 miliar di tahun 2022.
Baca Juga
Bekasi Fajar (BEST) Raih Fasilitas Kredit Rp 1,47 Triliun dari Bank Mandiri
Sementara total laba tahun berjalan yang dicetak mencapai Rp 39,52 miliar tahun 2023, tumbuh 18,18% yoy dari Rp 33,72 miliar pada tahun buku 2022.
Pertumbuhan laba bersih mendongkrak posisi laba per saham dasar menjadi Rp 4,10 per 31 Desember 2023 dibanding Rp 3,50 pada 31 Desember 2022.
Baca Juga
Mendag Zulhas Musnahkan Barang Impor Ilegal, Total Kerugian Capai Rp 9,3 Miliar
Dari sisi neraca tercatat total asset Perseroan sebesar Rp 5,94 triliun per akhir 2023, atau mengalami penurunan dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat Rp 6,07 triliun.
Pada saat yang sama total liabilitas BEST mampu ditekan menjadi Rp 1,57 triliun dari Rp 1,74 triliun di tahun 2022. Adapun jumlah ekuitas relatif flat di angka Rp 4,36 triliun pada tahun buku 2023 dari Rp 4,32 triliun tahun sebelumnya.

