Laba Produsen Popok Bayi (UCID) Ini Turun di 2024, Ada Apa?
JAKARTA, investortrust.id – PT Uni-Charm Indonesia Tbk (UCID) mencatatkan penurunan pendapatan bersih dari Rp 10,24 triliun menjadi Rp 9,67 triliun pada 2024. Penurunan tersebut berimbas terhadap penurunan laba.
Manajemen dalam rilis laporan kinerja keuangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (17/2/2025), menyebutkan penurunan pendapatan berimbas terhadap penurunan laba bruto dari Rp 2,02 triliun menjadi Rp 1,97 triliun.
Baca Juga
Uni-Charm (UCID) Beli Mesin Produksi dari Induk Usaha Rp 28,15 Miliar
Laba tahun berjalan produsen popok bayi ini melemah dari Rp 434,53 miliar menjadi Rp 350,44 miliar atau anjlok sebanyak 19,35%. Penurunan tersebut memicu laba per saham UCID turundari Rp 105 menjadi Rp 84 per saham.
Unicharm merupakan perusahaan yang dikendalikan investor asal Jepang, Unicharm Corporation, dengan kepemilikan 59,2%. Sisanya dimiliki PT APP Purinusa sebanyak 20,8% dan sisanya investor public 20%.
Uni-Charm Indonesia (UCID) sebelumnya telah menggelontorkan dana sebesar Rp 28,15 miliar untuk membeli mesin tipe MC52 milik Unicharm Corporation.
Baca Juga
Tumbuh 38%, Uni-Charm (UCID) Raup Laba Bersih Rp 434,53 Miliar Tahun 2023
Pendanaan atas pembelian mesin produksi ini bersumber dari kas perseroan.Dengan dilakukannya transaksi tersebut, perseroan optimistis akan meningkatkan pendapatan dan laba UCID, yang pada akhirnya dapat menciptakan nilai tambah bagi pemegang saham.
Berdasarkan proyeksi keuangan dampak dilakukannya transaksi akan meningkatkan kapasitas produksi untuk produk popok bayi yang dapat meningkatkan laba dan profitabilitas UCID.

