Net Sell Berlanjut Rp 585,28 Miliar, Dua Saham Bank Besar Ini Diobral
JAKARTA, investortrust.id – Pemodal asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham bernilai Rp 585,28 miliar, meski indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (14/2/2025), menguat 24,89 poin (0,38%) menjadi 6.638,46.
Net sell terbanyak melanda saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 811,33 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 213,82 miliar, PT Bank MandiriT bk (BMRI) Rp 92,41 miliar, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) Rp 38,42 miliar, dan PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) Rp 34,34 miliar.
Sebaliknya lima saham ini catatkan pembelian bersih (net buy), yaitu saham PT Capital Financial Indonesia Tbk (CASA) Rp 323,97 miliar, PT Pacific Strategic Financial Tbk (APIC) Rp 194,67 miliar, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 128,33 miliar, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp 32,23 miliar, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 24,54 miliar.
Baca Juga
Beli ORI027 Pakai wondr by BNI Bisa Raih Cashback hingga Rp 27 Juta
Kenaikan IHSG didukung penguatan sejumlah sektor saham, seperti sektor industry 1,15%, sektor material dasar 1,08%, sektor transportasi 1,71%, sektor property 1,19%, sektor keuangan 0,60%, dan sektor teknologi 0,90%. Sebaliknya pelemahan hanya melanda saham sektor kesehatan 0,58%.
Di tengah penguatan tersebut, sejumlah saham ini bukukan lompatan harga, seperti saham PT Golden Flower Tbk (POLU) naik 22,02% menjadi Rp 2.660, PT Kedawung Setia Industrial Tbk (KDSI) naik 20,10% menjadi Rp 490, PT Tanah Laut Tbk (INDX) mengaut 18,28% menjadi Rp 110, PT Tempo Intimedia Tbk (TMPO) naik 17,91% menjadi Rp 158, dan PT Bank Permata Tbk (BNLI) menguat 17,27% menjadi Rp 1.630.
Sebaliknya saham dengan pelemahan paling dalam melanda saham PT Satria Antaran Prima Tbk (SAPX), PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk (CNMA), PT Fortune Mate Indonesia Tbk (FMII), PT Raja Roti Cemerlang Tbk (BRRC), PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk (PACK), PT Sona Topas Tourism Industry Tbk (SONA), dan PT Cardig Aero Services Tbk (CASS).
Baca Juga
Prabowo Tegaskan Tak Ada Tempat untuk Dendam dan Benci bagi yang Ingin Mengabdi
IHSG kemarin ditutup turun sebanyak 32,21 poin (0,48%) menjadi 6.613,57 dengan pemodal asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 817,58 miliar yang didominasi saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 241,51 miliar, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 140,56 miliar, dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Rp 88,64 miliar.
Koreksi tersebut dipicu atas penurunan sejumlah sektor saham, seperti saham teknologi 0,20% sektor keuangan 0,18%, sektor transportasi 0,64%, sektor consumer non primer 0,10%, dan sektor energi 0,01%. Sebaliknya penguatan melanda saham sektor material dasar, industry, consumer primer, kesehatan, dan property, dan infrastruktur.
Sebaliknya saham dengan penguatan paling pesat penutupan hari ini, yaitu naik hingga auto reject atas (ARA) PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk (CNMA) naik 34,88% menjadi Rp 174, PT Nusantara Mate Indonesia Tbk (FMII) naik 24,74% menjadi Rp 484, PT Hatten Bali Tbk (WINE) naik 24,80% menjadi Rp 312 dan PT Asuransi Bintang Tbk (ASBI) naik 24,75% menjadi Rp 494.

