IHSG Ditutup Terkoreksi 32 Poin, Sebaliknya 4 Saham Ini Catatkan ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (13/2/2025), ditutup melemah sebanyak 32,21 poin (0,48%) menjadi 6.613,57. Pergerakannya dalam rentang 6.565-6.648 dengan nilai transaksi Rp 8,99 triliun.
Koreksi tersebut dipicu atas penurunan sejumlah sektor saham, seperti saham teknologi 0,20% sektor keuangan 0,18%, sektor transportasi 0,64%, sektor consumer non primer 0,10%, dan sektor energi 0,01%. Sebaliknya penguatan melanda saham sektor material dasar, industry, consumer primer, kesehatan, dan property, dan infrastruktur.
Pelemahan indeks juga terseret penurunan saham-saham emiten Prajogo Pangestu, seperti BREN, TPIA, CUAN, dan BRPT. Sebaliknya penguatan mengesankan melanda saham PANI dan CBDK.
Baca Juga
Ingin Capai Pertumbuhan Ekonomi 8%, RI Harus Belajar dari Sejarah
Sebaliknya saham dengan penguatan paling pesat penutupan hari ini, yaitu naik hingga auto reject atas (ARA) PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk (CNMA) naik 34,88% menjadi Rp 174, PT Nusantara Mate Indonesia Tbk (FMII) naik 24,74% menjadi Rp 484, PT Hatten Bali Tbk (WINE) naik 24,80% menjadi Rp 312 dan PT Asuransi Bintang Tbk (ASBI) naik 24,75% menjadi Rp 494.
Kenaikan juga melanda saham PT Panca Mitra Multiperdana Tbk (PMMP) naik 22% menjadi Rp 61 dan PT SLJ Global Tbk (SULI) naik 18,57% menjadi Rp 83.
Sebaliknya sejumlah saham ini catatkan pelemahan paling dalam, yaitu saham PT Satria Antaran Prima Tbk (SAPX), PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), PT Steady Safe Tbk (SAFE), PT Citra Tubindo Tbk (CTBN), PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN, dan PT Golden Flower Tbk (POLU).
IHSG kemarin rebound dengan lompatan 113,79 poin (1,74%) menjadi 6.645. Namun pemodal asing masih merealisasikan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 208,21 miliar, yaitu saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 213,98 miliar, PT Bank MandiriT bk (BMRI) Rp 179,46 miliar, dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 165,49 miliar.
Baca Juga
Gregory Hendra Lembong Bakal Gantikan Jahja Setiaatmadja Jadi Dirut Bank BCA
Terkait lompatan IHSG kemarin didukung penguatan saham emiten kapitalisasi pasar besar, seperti saham TPIA sebanyak 11,28% menjadi Rp 7.400, saham BREN melesat 4,15% menjadi Rp 6,275, AMMN melesat 5,90% jadi Rp 7.175, TLKM melesat 6,90% menjadi Rp 2.480, dan BMRI menguat 1,23% menjadi Rp 4.940.
Lompatan itu juga ditopang kenaikan seluruh sektor saham tertinggi dicatatkan saham sektor infrastruktur 2,90%, sektor kesehatan 2,23%, sektor keuangan 1,31%, sektor property 1,28%, sektor teknologi 1,71%, sektor consumer primer 1,26%, dan sektor energi 1,24%,
Seiring dengan kenaikan tersebut, sejumlah saham ini catatkan auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Raja Roti Cemerlang Tbk (BRRC) naik 33,33% menjadi Rp 68 dan PT Pioneerindo Gourmet International Tbk (PTSP) catat sebanyak 24,81% menjadi Rp 830. Kenaikan juga melanda saham PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUCA) sebanyak 30,23% menjadi Rp 112, PT Citra Nusantara Gemilang Tbk (CGAS) naik 26,92% menjadi Rp 99, dan PT Tripar Multivision Plus Tbk (RAAM) naik 19,86% menjadi Rp 350.

