CGS Prediksi Rebound IHSG dengan 6 Saham Pilihan Ini
JAKARTA, investortrust.id - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (11/2/2025), diproyeksikan berbalik menguat dengan kisaran pergerakan support 6.580 - 6.515 dan resistance dan resist 6.715 - 6.784.
CGS International Sekuritas Indonesia dalam riset pagi ini menyebutkan penopang indeks datang dari penguatan bursa saham Wall Street bersamaan dengan kenaikan harga beberapa komoditas, seperti minyak mentah, crude palm oil (CPO), emas, gas, timah dan tembaga diprediksi akan menjadi sentimen positif di pasar.
Baca Juga
BEI Buka Kembali Transaksi Saham MINA, Sebaliknya TIRA Suspend
“Terbukanya peluang penguatan juga setelah IHSG sudah berada di area jenuh jual. Posisi ini akan dimanfaatkan investor untuk mulai aksi beli saham,” tulis riset CGS Sekuritas yang diterbitkan Selasa, (11/2/2025).
Sebelumnya, IHSG pada Senin (10/2/2025), ditutup anjlok 94,44 (1,40%) turun menjadi 6.648,14. Pergerakan indeks dalam rentang 6.585 - 6.742 dengan nilai transaksi Rp 10,29 triliun.
Baca Juga
Penurunan tersebut dipicu atas koreksi sejumlah sektor saham, seperti sektor energi 2,43%, sektor industry 1,27%, sektor keuangan 1,29%, sektor property 1,22%, dan sektor consumer 0,75%. Sebaliknya satu-satunya sektor dengan penguatan adalah sektor material dasar 0,15% dan kesehatan 0,2%.
Sedangkan saham yang layak dilirik hari ini berdasarkan perkiraan CGS Sekuritas dengan rekomendasi beli (buy), yaitu saham PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS), PT Sumber Alfaria Tbk (AMRT), PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA), PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), dan PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA).

