Di Tengah Peluang IHSG Lanjut Rebound, CGS Sekuritas Jagokan Beberapa Saham Bank Ini
JAKARTA, investortrust.id - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (18/2/2025), diprediksi lanjutkan penguatan dengan kisaran pergerakan support 6.760 - 6.690 dan resistance dan 6.900 - 6.970.
CGS International Sekuritas menilai rencana aksi korporasi dan laporan keuangan sejumlah emiten bersamaan mulai adanya aliran dana masuk investor asing ke pasar saham domestic diprediksi menjadi sentimen positif terhadap IHSG hari ini.
Baca Juga
Tak Mau Ketinggalan, BNI (BBNI) Rancang Buy Back Saham Jumbo
“Sementara itu kenaikan harga beberapa komoditas seperti emas, nikel, dan CPO berpeluang menjadi tambahan sentimen positif di pasar,” tulis riset CGS Sekuritas, Selasa (18/2/2025).
Sebelumnya, IHSG Senin (17/2/2025) ditutup mendadak melesat sebanyak 192,42 poin (2,90%) menjadi 6.830,88. Pergerakan indeks dalam rentang 6.638 - 6.830 dengan nilai transaksi Rp 10,13 triliun.
Baca Juga
Depresiasi Dolar AS Angkat Harga Emas, Ancaman Tarif Trump Jadi Sorotan
Lompatan ini merupakan kenaikan tertinggi dalam sehari sepanjang tahun ini. Penguatan tersebut didukung penguatan sejumlah sektor saham, seperti sektor material dasar 3,67%, sektor energi 3,30%, sektor keuangan 2,38%, sektor infrastruktur 2,03%, dan sektor industri 1,72%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor consumer non primer dan consumer.
Di tengah peluang berlanjutnya kenaikan IHSG, CGS Sekuritas merekomendasikan beli (buy) saham yakni PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS), PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM).

