IHSG bisa Naik, CGS Sekuritas Jagokan Saham Emiten Prajogo hingga Salim Ini
JAKARTA, investortrust.id - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diproyeksikan melanjutkan penguatan pada Rabu (5/2/2025) dengan kisaran pergerakan support 7.030 - 6.985 dan resistance 7.120 - 7.160.
Riset CGS International Sekuritas Indonesia yang diterbitkan Rabu, (5/2/2025) berpandangan, menguatnya indeks di bursa Wall Street seiring mulai stabilnya respon investor terhadap perkembangan terkini perang dagang diprediksi akan menjadi sentimen positif di pasar.
Baca Juga
IHSG Berpotensi Lanjutkan Rebound, Simak Saham Pilihan Hari Ini
“Sementara itu naiknya harga beberapa komoditas berpeluang menjadi tambahan sentimen positif untuk indeks harga saham gabungan,” tulis riset CGS Sekuritas.
Sebelumnya, IHSG Selasa (4/2/2025) kemarin, ditutup melonjak sebanyak 43,4 poin (0,62%) menjadi 7.073. Penguatan tersebut terdorong kenaikan saham emiten Prajogo Pangestu.
Baca Juga
Perang Dagang AS-China Memanas, Emas Terus Pecah Rekor Tertinggi
Rebound juga ditopang kenaikan saham sektor material dasar 2,10%, sektor teknologi 1,26%, sektor transportasi 1,58%, sektor property 0,65%, sektor infrastruktur 0,52%, dan sektor industry 0,57%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor keuangan 0,44%.
Di tengah peluang penguatan indeks hari ini, CGS Sekuritas merekomendasikan beli (buy) sejumla saham mulai dari saham yang dikendalikan taipan Prajogo Pangestu hingga Salim Group. Di antaranya, PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE), PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA), PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK), PT Bank Syariah Indonesia (BRIS) dan PT Petrosea Tbk (PTRO).

