CGS Sekuritas: IHSG Bisa Naik dengan Saham Pilihan ANTM, SCMA, PTBA, dan BRMS
JAKARTA, investortrust.id - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (6/2/2025), diproyeksikan menguat dengan kisaran support 6.970 - 6.915 dan resistance 7.080 - 7.130.
CGS International Sekuritas Indonesia dalam risetnya menilai bahwa kenaikan harga komoditas mineral logam serta kenaikan indeks di bursa Wall Street seiring meredanya kekhawatiran investor terhadap perang dagang akan menjadi sentimen positif pasar saham sepanjang hari ini.
Baca Juga
BEI Suspend 3 Saham, Sebaliknya 2 Unsuspend Ada Emiten Milik Hashim DJojohadikusumo
“Sementara itu, kembali adanya aksi jual investor asing terhadap saham perbankan berpeluang menjadi katalis negatif untuk indeks harga saham gabungan,” tulis riset CGS Sekuritas yang diterbitkan Kamis, (6/2/2025).
Sebelumnya, IHSG pada Rabu (5/2/2025) kemarin, ditutup anjlok sebanyak 49,23 poin (0,70%) menjadi 7.024,23. Pelemahan dipicu kejatuhan saham sektor keuangan dan penurunan sebagai besar indeks saham regional.
Baca Juga
Koreksi indeks dipengaruhi atas kejatuhan sektor saham keuangan 1,40%, sektor kesehatan 1,13%, sektor consumer primer 0,79%, sektor infrastruktur 0,90%, sektor consumer non primer 0,66%, dan sektor transportasi 0,94%. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor property 0,34%, sektor property 0,42%, dan sektor material dasar 0,64%
Di tengah pola pegerakan tersebut, CGS Sekuritas merekomendasikan beli (buy) saham yakni, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), PT Sumber Alfaria Tbk (AMRT), PT Surya Citra Media Tbk (SCMA), PT Bukit Asam Tbk (PTBA), dan PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS).

