Investor Galva Technologies (GLVA) Ini Konsisten Lepas Saham, Ada Apa?
JAKARTA, investortrust.id – PT Elsiscom Prima Karya, selaku pemegang saham mayoritas, melepas sebanyak kembali mengurangi kepemilikan saham di PT Galva Technologies Tbk (GLVA). Perusahaan melepas sebanyak 1,7 juta (1,13%) saham GLVA pada perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (31/1/2025).
Aksi pengurangan kepemilikan saham oleh Elsiscom terpantau sudah berlangsung sejak tahun lalu. Terbaru, Elsiscom melepas sebanyak 41 juta (2,74%) saham GLVA pada 10-16 Januari 2025.
Baca Juga
Pemegang Saham Terbesar Ini Divestasi Saham Galva Technologies (GLVA), Raup Segini
Sedangkan sepanjang tahun 2024, Elsiscom telah melepas sebanyak 3,8% dari posisi kepemilikan sebanyak 65,49% akhir 2023 menjadi 61,69% saham GLVA per Desember 2024.
“Penjualan saham tersebut bertujuan sebagai divestasi dengan status kepemilikan saham langsung. Aksi tersebut menjadikan total saham GLVA yang dikuasai Elsiscom berkurang sebanyak 1,13% menjadi 57,82%,” tulis penguman resmi perseroan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (31/1/2025).
Baca Juga
Asing Berbalik Net Buy Rp 297,42 Miliar, Saham BBRI dan BBCA Diborong
Galva Technologies (GLVA) merupakan perusahaan mitra regional untuk produk elektronik, seperti computer, printer, display, dan epralatan audi video ke beragam pelanggan korporat. Perseroan memiliki tiga segmen bisnis, yaitu distribusi, Solusi bisnis, dan layananan manajemen.
Meski Elsiscom pemegang terbesar saham GLVA, pengendali emiten ini justru dimiliki Oki Widjaja yang juga bertindak sebagai komisaris perseroan. Hingga September 2024, GLVA bukukan pendapatan Rp 1,59 miliar atau naik dari periode sama tahun lalu Rp 1,39 miliar. Laba bersih juga naik dari Rp 45,14 juta menjadi Rp 60,16 juta.
Grafik Saham GLVA

