Saat Harga Turun, Investor Ini Divestasi Sebagian Saham Galva (GLVA)
JAKARTA, investortrust.id – PT Elsiscom Prima Kraya mengurangi kepemilikan saham di PT Galva Technologies Tbk (GLVA). Kali ini, Elsiscom melepas sebanyak 27,5 juta saham GLVA atau setara Degnan 1,84%.
Penjualan tersebut menjadikan total kepemilikan sahamnya berkurang dari 65,49% menjadi 63,65% saham GLVA. “Tujuan transaksi sebagai divestasi dengan status kepemilikan saham langsung,” ungkap manajemen GLVA dalam penjelasan resminya di Jakarta, Kamis (29/2/2024).
Baca Juga
Apindo Beberkan Tantangan Hilirisasi di Indonesia, Apa Saja?
Berdasarkan data, Elsiscom mengurangi kepemilikan saham secara bertahap, yaitu penjualan sebanyak 20,5 juta saham GLVA dengan harga pelaksanaan Rp 412 per saham pada 20 Februari 2024. Pemilik ini kemudian melepas sebanyak 7 juta saham dengan harga yang sama pada 26 Februari.
Nilai divestasi saham tersebut setara dengan lebih dari Rp 11 miliar. Sedangkan pada perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi II, saham GLVA mencatatkan penguatan Rp 16 (3,74%) menjadi Rp 444 atau lebih tinggi dari harga divestasi tersebut.
Baca Juga
Pakar Ini Ungkap 3 Permasalahan Digital dan Teknologi Informasi di Indonesia
Berdasarkan data harga divestasi tersebut lebih rendah dari harga saham GLVA pada penutupan akhir 2023 Rp 650 per saham. Dengan demikian, saham GLVA telah mengalami penurunan sebanyak 31,69% year to date (ytd).
Sedangkan berdasarkan data registrasi pemegang saham GLVA akhir tahun lalu, Elsiscom bertindak sebagai pemegang 65,49% saham. Meski pemegang terbanyak, Oki Widjaja ternayata bertindak sebagai pengendali dengan kepemilikan 2,45% saham dan sisanya sebanyak 32,06% dikuasai investor public.

