Saham Galva (GLVA) Terbuntung Pekan Ini, Berikut Nilai Penurunannya
JAKARTA, Investortrust.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatatkan sebanyak 10 saham paling buntung sepekan ini dengan kisaran penurunan dari 25-45,233%. Bahkan, beberapa saham tersebut mencatatkan auto reject bawah (ARB) dalam beberapa hari.
Berdasarkan data BEI, saham PT Galva Technologies Tbk (GLVA) paling buntung sepanjang pekan ini dengan penurunan harga mencapai 45,33% setelah sahamnya anjlok dari Rp 900 menjadi Rp 492.
Baca Juga
Selanjutnya saham PT Andalan Sakti Primaindo Tbk (ASPI) anjlok sebanyak 40,77% dari Rp 466 menjadi Rp 276. Begitu juga Denga saham PT Habco Trans Maritima Tbk (HATM) melemah dari Rp 396 menjadi Rp 250 atau turun 36,87%.
Saham berikutnya adalah PT Menn Teknologi Indonesia Tbk (MENN) dengan penurunan sebanyak 33,61% dari Rp 122 menjadi Rp 81. Saham PT Solusi Kemasan Digital Tbk (PACK) turun dalam dari Rp 75 menjadi Rp 52 atau terkoreksi 30,67%.
Penurunan tersebut sejalan dengan koreksi indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pekan ini ditutup sebanyak 1,12% menjadi 6.849,16. Penurunan tersebut memicu kapitalisasi pasar (market cap) BEI mencapai Rp 10.619, 37 triliun. Kapitalisasi tersebut berasal dari 900 saham yang telah listing. sepekan sebanyak 1,12%.
Sebaliknya penguatan tertinggi dicatatkan saham PT Himalaya Energi Perkasa Tbk (HADE) sebanyak 100% dengan kenaikan dari Rp 3 menjadi Rp 6 atau menguat 100%. Selanjutnya PT PAM Mineral Tbk (NICL) melesat 75% dari Rp 168 menjadi Rp 294.
Baca Juga
Dalam Dua Pekan, Market Cap Barito Renewables (BREN) Bertambah Rp 435 Triliun
Berikut datang dari saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) dengan kenaikan 70,76% dari Rp 2.360 menjadi Rp 4.030. Selanjunya saham PT Prima Cakrawala Abadi Tbk (PCAR) naik dari Rp 61 menjadi Rp 96 atau 57,38%.
Penguatan selanjutnya dicatatkan saham PT Garda Tujuh Buana Tbk (GTBO) mencapai 53,98% dari Rp 565 menjadi Rp 870. Selanjutnya saham PT Graha Mitra Asia Tbk (RELF) dengan penguatan 53,33% dari Rp 45 menjadi Rp 69.

