Indika (INDY) Teken Fasilitas Kredit US$ 300 Juta
JAKARTA, investortrust.id – PT Indika Energy Tbk (INDY) bersama dengan sejumlah anak usahanya menandatangani fasilitas kredit senilai US$ 300 juta. Dana tersebut akan digunakan untuk membayar utang perseroan.
Fasilitas pinjaman tersebut didapatkan dari Bank Mandiri dan Bank BNI. Kedua bank tersebut juga bertindak sebagai pengatur, sebagai agen, dan agen jaminan.
Baca Juga
Anak Usaha PT Indika Energy Tbk (INDY) Mulai Tahap Konstruksi Tambang Emas Awak Mas di 2024
Sejumlah anak usaha perseroan yang ikut menandatangani fasilitas pinjaman tersebut adalah PT Indika Inti Corpindo, PT Tripatra Engineers And Constructors, dan Tripata (Singapore) Pte Ltd. Sedangkan Bank Mandiri dan BNI sebagai pemberi pinjaman awal.
Corporate Secretary Indika Adi Pramono mengatakan, dana fasilitas pinjaman akan digunakan untuk membayar utang perseroan. “Transaksi ini tidak berdampak material, namun dapat mengurangi beban bunga perseroan, mengingat bunga perbankan domestic lebih menguntungkan bagi perseroan,” terangnya dalam penjelasan resminya di Jakarta, Selasa (2/1/2024).
Indika sebelumnya berhasil membeli kembali (buy back) surat utang global senilai US$ 33,87 juta. Surat utang ini dibeli kembali melalui anak usahanya Indika Energy Capital IV Pte Ltd.
Baca Juga
Gencar Diversifikasi Bisnis, Indika Energy (INDY) Realisasikan Capex Rp 1,62 Triliun
Indika Energy Capital IV Pte awalnya menerbitkan obligasi global senilai US$ 675 juta dengan kupon 8,25%. Surat utang tersebut jatuh tempo pada 2025.
Emiten investasi milik konglomerat muda Agus Lasmono Sudwikatmono ini sebelumnya mengungkapkan telah menggelontorkan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar US$ 104.9 juta, sekitar 1,62 triliun (kurs Rp 15.500) per September 2023 atau kuartal III-2023.

