IHSG Sesi I Anjlok, 5 Saham Ini Melesat Dipimpin CBDK dan OBAT
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Senin (13/1/2025), ditutup melemah sebanyak 32,01 poin (0,45%) menjadi 7.056,86. Pergerakan indeks dalam rentang 7.050-7.094 dengan nilai transaksi Rp 5,45 triliun.
Pelemahan indeks dipicu atas koreksi sejumlah sektor saham, seperti keuangan 1%, sektor teknologi 0,93%, sektor infrastruktur 0,34%, sektor transportasi 0,52%, dan sektor industry 0,75%. Sebaliknya penguatan melanda saham sektor material dasar 1,92%, sektor energi 0,53%, dan sektor consumer primer 0,10%.
Baca Juga
Meski IHSG ditutup anjlok, lima saham berikut torehkan lompatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu dua saham listing perdana hari ini PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) ARA sebanyak 25% menjadi Rp 5075 dan PT Brigit Biofarmaka Teknologi Tbk (OBAT) naik 24,57% menjadi Rp 436
ARA juga melanda saham PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP) naik Rp 380 (25%) menjadi Rp 1.900, PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) naik 24,74% menjadi Rp 474, dan PT Rajarja Energi Ceput Tbk (RATU) menguat 24,66% menjadi Rp 2.780.
Baca Juga
Pakuwon Jati (PWON) Marketing Sales Rp 1,6 Triliun, Bagaimana Target Sahamnya?
Sebaliknya koreksi PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO), PT Meratus Jasa Prima Tbk (KARW), PT Manggung Polahraya Tbk (MANG), PT Logisticsplus International Tbk (LOPI), dan PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA).
Akhir pekan lalu, IHSG ditutup naik 24,28 poin (0,34%) menjadi 7.088,87. Pemodal asing membukukan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 201,53 miliar, yaitu saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 128,48 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 99,54 miliar, dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Rp 60,56 miliar.
Grafik IHSG

