IHSG Sesi I Akhirnya Rebound 39,7 Poin, Saham RATU Lagi-lagi ARA
JAKARTA, investortrust.id– Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Jumat (10/1/2025), ditutup menguat 39,7 poin (0,56%) menjadi 7.104,29. IHSG bergerak dalam rentang 7.064-71.21 dengan nilai transaksi Rp 3,22 triliun.
Penguatan didukung kenaikan sejumlah sektor saham ini, yaitu saham sektor material dasar 2,02%, sektor energi 1,48%, sektor consumer primer 0,57%, sektor keuangan 0,24%, dan sektor infrastruktur 0,24%. Sebaliknya pelemahan melanda saham sektor teknologi 3,23% dan sektor property 0,54%.
Baca Juga
Saham Emiten Prajogo (CUAN) Melesat 84% Sebulan hingga Masuk UMA, Manajemen Ungkap Dua Faktor Ini
Sejalan dengan penguatan IHSG, sejumlah saham ini torehkan lompatan harga, yaitu saham PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) kembali menguat auto reject atas (ARA) 24,58% menjadi Rp 2.230. Penguatan juga melanda saham PT Multi Medika Internasional Tbk (MMIX) naik 25,97% menjadi Rp 228, PT Jakarta Setiabudi Internasional Tbk (JSPT) naik 18,11% menjadi Rp 7.500, PT Jakarta International Hotels & Development Tbk (JIHD) naik 12,68% menjadi Rp 1.600, dan PT Bank Artha Graha Internasional Tbk (INPC) naik 11,54% menjadi Rp 290.
Sebaliknya pelemahan melanda saham PT Gowa Makassar Tourism Development Tbk (GMTD), PT Kentanix Supra International Tbk (KSIX), PT Hero Global Investment Tbk (HGII), PT Asuransi Digital Bersama Tbk (YOII), dan PT Dwi Guna Laksana Tbk (DWGL).
Baca Juga
Kemarin, IHSG ditutup terkoreksi sebanyak 15,76 poin (0,22%) menjadi 7.064,59. Pemodal asing membukukan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 38,84 miliar melanda saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 79,06 miliar, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 70,10 miliar, dan PT Astra International Tbk (ASII) Rp 54,84 miliar.
Pelemahan tersebut akibat koreksi sejumlah sektor saham, seperti saham sektor energi, material dasar, sektor consumer primer, consumer non primer, dan sektor kesehatan. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor industry, dan sektor property.
Grafik IHSG

