Pertumbuhan Emiten Properti 2025 Berlanjut, Begini Target Sahamnya mulai dari PANI hingga SMRA
JAKARTA, investortrust.id – Samuel Sekuritas mempertahankan rekomendasikan terhadap enam saham sektor property, seiring dengan proyeksi berlanjutnya pertumbuhan penjualan marketing (marketing sales) tahun ini.
Samuel Sekuritas dalam riset berdasarkan analisis SWOT terkait oulook saham property menyebutkan bahwa pertumbuhan marketing sales emiten property diperkirakan mencapai 8,4% tahun ini atau lebih tinggi dari perkiraan tahun 2024 sebanyak 6,1%.
Baca Juga
Meski IHSG Diprediksi Cenderung Melemah, 4 Saham Ini menarik!
Pertumbuhan penjualan property akan ditopang peluncuran produk baru dan akuisisi cadangan lahan baru. Di antaranya, PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) telah mengakuisisi seluas 800-900 hektare lahan dari PT Suryamas Dutamakmur Tbk (SMDM) dan PT Ciputra Properti Tbk (CTRA) telah membeli sebanyak 165 hektare lahan dari PT Megapolitan Developments Tbk (EMDE).
Selain faktor tersebut, Samuel Sekuritas menyebutkan, pertumbuhan marketing sales didukung keputusan pemerintah melanjutkan insentif 100% pajak penjualan (PPN) property hingga Juni 2025 dan mencapai 50% hingga Desember 2025.
Meski demikian, Samuel Sekuritas mengungkap, margin keuntungan emiten properti bisa turun akibat penurunan daya beli masyarakat. Penurunan margin juga dipengaruhi atas persaian perebutan pasar property, khususnya menengah bawah setelah program 3 juta diluncurkan pemerintah.
Baca Juga
Berdasarkan hasil analisis tersebut, Samuel Sekuritas mempertahankan rekomendasi beli saham property. Di antaranya, saham PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) dengan target harga Rp 23 ribu, saham PT Metropolitan Kentjana Tbk (MKPI) dengan target harga Rp 32 ribu, dan saham BSDE dengan target harga Rp 1.500.
Samuel Sekuritas merekomendasikan beli saham PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) dengan target harga Rp 590, CTRA dengan target harga Rp 1.600, dan PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) dengan target harga Rp 670.
Grafik Saham Properti

