Meski Tipis, Investor Asing Akhirnya Net Buy Borong 5 Saham Besar Ini
JAKARTA, investortrust.id – Pemodal asing membukukan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 38,84 miliar, meskipun indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (9/1/2025), ditutup kembali turun sebanyak 15,76 poin (0,22%) MENJADI 7.064,59.
Net buy terbanyak melanda lima saham berikut, yaitu saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 79,06 miliar, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 70,10 miliar, PT Astra International Tbk (ASII) Rp 54,84 miliar, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) Rp 44,18 miliar, dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 26,71 miliar.
Baca Juga
Bukan Hanya Mineral, MIND ID Juga Genjot Hilirisasi Batu Bara
Sebaliknya lima saham dengan penjualan bersih (net sell) terbanyak hari ini dicatatkan saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 147,92 miliar, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Rp 61.08 miliar, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) Rp 23,16 miliar, PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) Rp 17,68 miliar, dan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) Rp 15,27 miliar.
Terkait pelemahan indeks hari ini dipicu atas koreksi sejumlah sektor saham, seperti saham sektor energi, material dasar, sektor consumer primer, consumer non primer, dan sektor kesehatan. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor industry, dan sektor property.
Meski IHSG ditutup melemah, tiga saham ini torehkan penguatan hingga auto reject atas (ARA) PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) naik 25% menjadi Rp 3.500, PT Raja Roti Cemerlang Tbk (BRRC) naik 24,76% menjadi Rp 262, dan PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) naik 24,76% menjadi Rp 1.790.
Baca Juga
Renovasi Wisma Atlet Kemayoran Jadi Rusun ASN-MBR Rampung April 2025
Penguatan juga melanda saham PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI) naik 13,04% menjadi Rp 780 dan PT Meratus Jasa Prima Tbk (KARW) naik 9,81% menjadi Rp 1.455.
Sebaliknya penurunan paling dalam melanda lima saham berikut, yaitu saham PT Kentanix Supra International Tbk (KSIX), PT Asuransi Digital Besama Tbk (YOII), PT Lini Imaji Kreasi Ekosistem Tbk (FUTR), PT Agro Yasa Lestari Tbk (AYLS), dan PT Steady Safe Tbk (SAFE).
