Naik 22%, Pendapatan Surya Semesta (SSIA) Tembus Rp 3,02 Triliun
JAKARTA, investortrust.id – PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) pada kuartal III-2023 membukukan pendapatan Rp 3,02 triliun, naik 22% secara tahunan (year on year/yoy). Peningkatan paling signifikan emiten konstruksi bangunan itu disumbang sektor hospitality.
“Revenue perseroan dari Rp 2,5 triliun menjadi Rp 3 triliun. Hospitality penyumbang paling besar dengan kontribusi 22% dari 15% tahun sebelumnya,” ujar VP Head of Investor Relation and Corporate Communication Surya Semesta Internusa, Erlin Budiman dalam paparan public di Jakarta, Jumat (15/12/2023).
Baca Juga
Percepat Pembangunan Subang Smartpolitan, Surya Semesta (SSIA) Raup Pinjaman Rp 1,5 Triliun
Erlin mengungkapkan, segmen properti tahun ini memberikan porsi 13%, turun 2% dibandingkan 2022 sebesar 15%. Sedangkan segmen konstruksi menyumbang pendapatan sebesar 65%, turun 5%.
Erlin Budiman menjelaskan, perseroan mencatatkan kenaikan earnings before interest, taxes, depreciation and amortization (EBITDA) sebesar 52%, dari Rp 224 miliar menjadi Rp 340 miliar pada kuartal III-2023 (yoy).
“Gross profit meningkat lebih baik menjadi 40% atau Rp 772 miliar dibandingkan 2022 sebesar Rp 553 miliar,” tutur dia.
Baca Juga
Pantau! Potensi Cuan Saham Surya Semesta (SSIA) Bisa 61%, Begini Pertimbangannya
Erlin menambahkan, pendapatan bersih Surya Semesta Internusa anjlok 134%. Itu terjadi sejalan dengan divestasi bisnis gudang perseroan yang menyumbang laba bersih cukup besar.
“Bila kita keluarkan divestment gudang tersebut, maka sebetulnya dari sisi operasional net profit kuartal III-2023 naik 87%. Jadi, dari sisi operasional, ketiga business segment mengalami peningkatan,” papar Erlin. (CR-5)

