Permintaan Saham Raharja Energi (RATU) Disebut Oversubscribed, Pemodal Buru Saham Emiten Hapsoro MINA
JAKARTA, investortrust.id – Saham PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA) disebut bakal ketiban sentimen positif dari rencana pelaksanaan penawaran umum perdana (intial public offering/IPO) saham anak usaha PT Rukun Raharja Tbk (RAJA), yaitu PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU).
Sebagaimana diketahui suami Puan Maharani, Hapsoro Sukmonohadi atau Happy Hapsoro, bertindak sebagai pengendali dengan kepemilikan 5,73% saham MINA. Sisanya dimiliki PT Basis Utama sebanyak 45,71% saham MINA. Basis Utama juga tercatat sebagai pengendali saham PT Singaraja Putra Tbk (SINI).
Baca Juga
8 Emiten Gelar Penawaran Saham Bersamaan, Ada Emiten Aguan hingga RATU
Nama-nama tersebut juga tercatat sebagai pengendali saham RAJA, yaitu Happy Hapsoro genggam sebanyak 28,51% saham RAJA, Basis Utama menguasai 11,54% saham RAJA, dan Sentosa Bersama memiliki 11,54% saham RAJA.
Sedangkan RAJA sendiri tercatat sebagai pengendali dan pemegang terbanyak saham RATU dengan kepemilikan 92,99% setelah IPO saham nanti dituntaskan.
Baca Juga
Tambang Baru Beroperasi, SINI Milik Happy Hapsoro Ungkap Potensi Pendapatan Rp 30 Triliun
“Permintaan saham RATU disebut mengalami kelebihan permintaan besar, sehingga memicu sejumlah investor mulai melirik saham-saham yang dikendalikan Happy Hapsoro seperti saham RAJA, SINI, dan MINA. MINA tercatat saham yang belum mengalami penguatan dalam beberapa bulan terakhir,” terang seorang sumber di Jakarta, pagi ini.
Sumber tersebut mengatakan, aksi lirik pemodal terhadap saham-saham yang dikendalikan Hapsoro berpotensi mengerek harga saham MINA menuju level Rp 75 dalam waktu dekat. Potensi penguatan juga sudah terlihat dari kenaikan volume transaksi saham tersebut dalam beberapa hari terakhir.
Grafik Saham MINA

