KULR Technology Luncurkan Bitcoin Treasury dengan Nilai Akuisisi US$ 21 Juta
JAKARTA, investortrust.id - Grup Teknologi KULR yang terdaftar di Bursa Efek New York telah mengumumkan akuisisi 217,18 Bitcoin atau sekitar US$ 21 juta, menandai peluncuran perbendaharaan Bitcoinnya. Menurut pengumuman pada 26 Desember, pembelian tersebut dilakukan pada harga rata-rata US$ 96.556,53 per BTC.
KULR mengatakan akuisisi tersebut adalah yang pertama dari beberapa pembelian yang direncanakan sebagai bagian dari strategi yang lebih luas untuk mengalokasikan hingga 90% dari kelebihan uang tunai ke dalam Bitcoin.
Perusahaan memilih Coinbase Prime untuk menyediakan layanan penyimpanan dan dompet penyimpanan mandiri untuk BTC-nya. CEO KULR, Michael Mo mengatakan, pendekatan Bitcoin MicroStrategy menginspirasi langkah tersebut.
“Dia (Michael Saylor) menyebut BTC sebagai energi digital, yang sangat sesuai dengan misi kami karena kami adalah perusahaan manajemen energi untuk baterai dan aplikasi luar angkasa yang merupakan inti kami,” ujarnya, dilansir dari Cointelegraph, Jumat (27/12/2024).
Baca Juga
3 Koin Kripto Ini Bangkit di 2024 dan Berpotensi Terus Meningkat di 2025
KURL melakukan survei di platform X untuk mengukur dukungan pemegang saham terhadap strategi ini, dan tanggapannya positif. “Kami menerima jawaban 'Ya' yang luar biasa. Di sinilah kami membeli blok BTC pertama kami dan memasuki masa depan uang. Kami percaya bahwa BTC adalah masa depan uang,” kata Mo.
KULR merupakan salah satu dari beberapa perusahaan yang meluncurkan strategi perbendaharaan Bitcoin pada bulan Desember, menyusul pencapaian terkini aset kripto tersebut yang melampaui angka US$ 100.000.
Pada tanggal 23 Desember, perusahaan Kanada Matador Technologies mengungkapkan penambahan Bitcoin ke neracanya sebagai bagian dari strategi pelestarian modal jangka panjang. Dewan direksi perusahaan menyetujui pembelian awal Bitcoin senilai US$ 4,5 juta, dengan rencana akuisisi lebih lanjut.
Baca Juga
Pasar Tenaga Kerja AS Diprediksi Melemah, Kripto Jatuh ke Zona Merah
Perusahaan lain yang baru-baru ini menambahkan aset digital ke perbendaharaannya adalah perusahaan biofarmasi Quantum BioPharma, yang mengumumkan pembelian Bitcoin senilai US$ 1 juta dan aset kripto lainnya pada tanggal 20 Desember.
Perusahaan investasi Jepang Metaplanet juga telah melakukan akuisisi Bitcoin terbesarnya selama beberapa hari terakhir, membeli hampir 620 BTC.
Strategi perbendaharaan Bitcoin ini dipelopori oleh MicroStrategy pada tahun 2020. Perusahaan ini sekarang memegang lebih dari 444.000 BTC dalam perbendaharaannya dan sedang mencari persetujuan pemegang saham untuk memperluas pembelian pada tahun 2025.
Sasaran MicroStrategy adalah membeli Bitcoin tambahan senilai $42 miliar dalam beberapa tahun mendatang. “Kami membayangkan bahwa masa depan perusahaan yang dinamis didasarkan pada tiga pilar: kecerdasan super melalui AI (artificial intelligence), tenaga kerja otomatis melalui robotika, dan masa depan uang melalui BTC,” ucap CEO KULR.
“Saya yakin seluruh industri masih dalam tahap awal untuk mencari tahu cara menghubungkan ketiganya,” lanjut dia.

