Meski Pendapatan Turun, Metrodata (MTDL) Cetak Kenaikan Laba Segini
JAKARTA, Investortrust.id – PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL) membukukan kenaikan laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebanyak 8% dari Rp 371,42 miliar menjadi Rp 401,80 miliar hingga September 2023. Padahal, pendapatan perseroan turun tipis sepanjang periode tersebut.
Manajemen melalui publikasi laporan keuangan MTDL, Rabu (25/10/2023), pendapatan turun tipis dari Rp 15,18 triliun hingga September 2022 menjadi Rp 15,11 triliun sampai September 2023.
Baca Juga
Transaksi Saham PAM Mineral (NICL) Dibuka Lagi, Pantau Pergerakannya
Kenaikan laba bersih tersebut ditopang atas penurunan beban pokok penjualan dari Rp 14 triliun menjadi Rp 13,84 triliun. Hal ini berimbas terhadap kenaikan laba kotor dari Rp 1,17 triliun menjadi Rp 1,26 triliun.
Sebelumnya, manajemen MTDL menyebutkan pendapatan dan laba bersih tahun ini diprediksi bertumbuh sebesar 8%. Target itu akan didorong oleh sektor bisnis solusi dan konsultasi digital serta distribusi.
Tahun lalu, MTDL mencatatkan pendapatan sebesar Rp 20,9 triliun yang merupakan pendapatan tertinggi sepanjang sejarah. Pendapatan 2022 tersebut tumbuh 13,4% YoY. Sedangkan laba bersih sebesar Rp 580,5 miliar atau bertumbuh 14,1% dari 2021.
Baca Juga
Presiden Direktur Metrodata Electronics (MTDL) Susanto Djaja menjelaskan, pertumbuhan pendapatan akan dicapai oleh sektor solusi dan konsultasi digital, serta distribusi. Salah satu fokus utama dari tiga sektor itu yakni pengembangan layanan cloud based solutions.
“Kami melihat saat ini para korporasi yang melakukan transformasi digital sangat memerlukan cost efficiency, dengan begitu potensi pertumbuhan implementasi cloud based diperkirakan akan meningkat pada tahun ini,” jelasnya

