Usai Anjlok 4 Hari, IHSG Berpotensi Rebound Rabu (18/12/2024)
JAKARTA, investortrust.id– Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (18/12/2024), terbuka peluang memantul dari area demand. Peluang ini terbuka setelah IHSG mencatatkan koreksi dalam empat hari beruntun.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset yang diterbitkan di Jakarta hari ini menyebutkan bahwa IHSG kembali terkoreksi dan mulai menguji demand zone 7.153-7.187. Adapun pemodal diminta untuk mewaspadai penurunan lebih lanjut, apabila indeks turun di bawah support 7.041.
Baca Juga
Wall Street Ambles, Dow Jones Tergerus dan Catat Penurunan Terpanjang dalam 46 Tahun
Pergerakan indeks juga akan dipengaruhi laju bursa saham Wall Street, seperto Dow Jones turun mencapai 0,61%. Begitu juga dengan indeks Nasdaq dan S&P500 turun masing-masing 0,32% dan 0,39%.
Sedangkan saham pilihan hari ini adalah saham BUKA direkomendasikan beli dengan target harga Rp 133-141 dan MYOR direkomendasikan beli dengan target harga Rp 2.850-2.980. Sebaliknya saham BRMS dan DOID direkomendasikan jual.
IHSG kemarin ditutup anjlok sebanyak 100,9 poin (1,39%) menjadi 7.157,73. Pemodal asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 1,63 triliun di seluruh pasar. Net sell terbanyak kembali melanda sejumlah saham berikut, yaitu saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 666,48 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 407,78 miliar, dan PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) Rp 145,54 miliar.
Koreksi indeks kemarin merupakan hari keempat secara beruntun dengan pelemahan sudah mencapai 3,2%. Pelemahan tersebut didorong berlanjutnya koreksi saham bank besar BBCA, BBRI, BMRI, dan BBNI. Penurunan indeks ini sejalan dengan koreksi sebagian besar bursa saham Asia.
Baca Juga
Masih Dibahas, Jasa dan Barang Kena Tarif PPN 12% akan Diatur Lewat PMK
Pelemahan indeks kemarin dipicu atas penurunan sejumlah sektor saham, yaitu saham sektor industri 2,32%, sektor material dasar 1,87%, sektor consumer non primer 1,1,51%, sektor keuangan 1,56%, sektor teknologi 1,39%, dan sektor property 1,10%.
Meski IHSG terjerembab, empat saham berikut torehkan lompatan harga hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Krida Jaringan Nusantara Tbk (KJEN) naik 34,15% menjadi Rp 110, PT Multi Media Internasional Tbk (MMIX) naik 34,15% menjadi Rp 110, PT Lion Metal Works Tbk (LION) naik sebanyak 24,50% menjadi Rp 376, dan PT Golden Flower Tbk (POLU) melesat 24,53% menjadi Rp 2.310.

