Net Buy Rp 214 Miliar, Asing Borong ASII, TLKM, dan GOTO
JAKARTA, investortrust.id – Pemodal asing membukukan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 214,06 miliar, meskipun indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (12/1/2023), ditutup terkoreksi 20,83 poin (0,29%) menjadi 7.059,91.
Net buy terbanyak melanda saham PT Astra International Tbk (ASII) Rp 298,96 miliar, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 165,63 miliar, PT GoTo Gojek Tokopodia Tbk (GOTO) Rp 147,26 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 53,33 miliar, dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 46,06 miliar.
Baca Juga
Saham Bank Digital Melesat, Bahkan Bank Jago (ARTO) Capai 127% dalam Sebulan
Sedangkan lima saham dengan penjualan bersih (net sell) terbanyak melanda, saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp 292,51 miliar, PT Vale Indonesia Tbk (INCO) Rp 32,07 miliar, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) Rp 30,24 miliar, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 27,22 miliar, dan PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) Rp 22,17 miliar.
Koreksi IHSG dipicu penurunan mayoritas sektor saham, seperti saham sektor material dasar anjlok 3,53%, sektor kesehatan 2,43%, sektor konsumer non primer 1,21%, sektor konsumer primer 0,99%, dan sektor energi 0,52%.
Sebaliknya penguatan melanda saham sektor teknologi 2,18%, sektor industry 1,46%, dan saham sektor properti 0,12%.
Baca Juga
Ekonom Perkirakan Inflasi Bulanan Masih Akan Bergerak Naik di Desember 2023
Meski IHSG melemah, beberapa saham ini torehkan penguatan PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) ditutup melesat hingga auto reject atas (ARA) dengan kenaikan Rp 250 (25%) menjadi Rp 1.250.
Penguatan juga melanda saham PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) senilai Rp 50 (14,97%) menjadi Rp 384, PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS) menguat Rp 24 (14,91%) menjadi Rp 185, dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) naik Rp 12 (12,37%) menjadi Rp 109.

