IHSG Dibuka Melemah, Sebaliknya Saham SSTM dan TRUS kembali ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (13/12/2024), dibuka melemah 14,49 poin menjadi 7.381. Pelemahan tersebut melanjutkan koreksi idneks kemarin dan dipicu atas berlanjutnya penurunan sejumlah saham bank papan atas.
KOreksi tersebut dipengaruhi atas penurunan saham sektor keuangan, sektor consumer non primer, sektor transportasi, dan sektor kesehatan. Sebaliknya penguatan melanda saham sektor property, sektor infrastruktur, sektor consumer primer, dan sektor energi.
Baca Juga
Menjelang Tahun 2025, Saham Emiten Peternakan Ayam JPFA, CPIN, dan MAIN makin Membara
Beberapa saham yang catatkan lompatan harga di awal transaksi, yaitu saham PT Sunson Textile Manufacture Tbk (SSTM) melesat auto reject atas (ARA) sebesar 24,65% menjadi Rp 354 dan PT Trust Finance Indonesia Tbk (TRUS) sebanyak 24,52% menjadi Rp 965. Kenaikan juga melanda saham PT Sekar Bumi Tbk (SKBM) sebanyak 17,37% menjadi Rp 446.
Sebaliknya penurunan melanda saham berikut, yaitu saham PT Satria Antaran Prima Tbk (SAPX), PT Gema Grahasarana Tbk (GEMA), dan PT Panca Anugrah Wisesa Tbk (MGLV).
IHSG kemarin ditutup melemah sebanyak 70,51 poin (0,94%) menjadi 7.394,24. Pemodal asing mendadak realisasikan penjualan bersih (net sell) saham jumbo senilai Rp 2,18 triliun, yaitu saham PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) Rp 1,13 triliun, dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 623,49 miliar.
Baca Juga
Anak Usaha PIK2 (PANI) Bangun Kosambi (CBDK) Gelar IPO Saham Target Dana Rp 1,7-2,3 Triliun
Koreksi kemarin dipicu atas aksi ambil untung (profit taking) usai ditutup melesat dalam empat hari beruntung. Pelemahan hari ini juga dipicu atas koreksi empat saham bank besar, seperti BBCA, BBRI, BMRI, dan BBNI berkisar dari 2,4-3,84%. Sedangkan secara sectoral, saham sektor keuangan turun 1,41%, sektor kesehatan 1,37%, sektor property 0,75%, sektor infrastruktur 0,60%, dan sektor transportasi 1,71%. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor consumer primer, material dasar, dan energi.
Meski IHSG ditutup anjlok, dua saham ini berhasil torehkan penguatan auto reject atas (ARA), seperti PT Trust Finance Indonesia Tbk (TRUS) melesat 25% menjadi Rp 775 dan PT Sunson Textile Manufacture Tbk (SSTM) naik 24,56% menjadi Rp 284.

