Jelang Stock Split, Saham Saraswanti (SAMF) bisa Melesat
JAKARTA, investortrust.id – Harga saham PT Saraswanti Anugerah Makmur Tbk (SAMF) berpotensi terkerek ke level Rp 1.200 menjelang pelaksanaan pemecahan nilai nominal saham (stock split) dengan rasio 1:2.
SAMF dalam penjelasan resminya sebelumnya telah mengumumkan rencana stock split. Aksi ini ditargetkan terealisasi pada 5 Febuari 2024 setelah disetujui pemegang saham dalam rapat umum pemegang saham (RUPS) pada 16 Januari 2025.
Baca Juga
Green Power (LABA) Teken Pengembangan dan Penjualan Listrik Tenaga Surya dengan Timor Leste
Stock split ini bertujuan untuk meningkatkan aksesibilitas dan investasi, peningkatan likuiditas perdagangan saham, dan memperkuat persepsi pasar terhadap saham emiten produsen pupuk (SAMF) ini.
“Rencana stock split akan dimanfaatkan sejumlah pihak untuk mengerek naik harga saham SAMF dalam waktu dekat dengan target harga Rp 1.200 per saham. Aksi kerek saham stock split sering terjadi,” tulis seorang sumber di Jakarta, hari ini.
Terkait kinerja keuangan, SAMF berhasil membukukan penjualan senilai Rp 3,66 triliun hingga September 2024, dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 3,82 triliun. Sebaliknya laba bruto justru naik dari Rp 908,21 miliar menjadi Rp 915,02 miliar ditopang penurunan beban pokok penjualan yang lebih pesat.
Baca Juga
ARA Berhari-hari hingga Melesat 1.126% Tiga Bulan, Saham Solusi Kemasan (PACK) Disuspensi!
Perseroan mencatatkan laba sebelum pajak senilai Rp 404,03 miliar sampai September 2024, dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 454,92 miliar. Laba tahun berjalan turun dari Rp 355,98 miliar menjadi Rp 315,95 miliar.
Sedangkan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp 300,69 miliar sampai September 2024, dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 344,35 miliar. Laba per saham senilai Rp 58,67, dibandingkan periode sama tahun 2023 Rp 67,19 per saham.
Grafik Saham SAMF

