Menjadi Perusahaan Energi Terbarukan Terkemuka, Saham Alamtri (ADRO) Layak Dihargai Tinggi
JAKARTA, investortrust.id – Keinginan PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) menjadi pemaian energi tebarukan terkemuka bakal menjadi daya tarik saham ini. Hal ini mendorong Sucor Sekuritas mempertahankan rekomendasi beli saham ADRO dengan target harga Rp 4.500.
Analis Sucor Sekuritas Andreas Yordan Tarigan mengatakan, perubahan focus perseroan menjadi perusahaan renewable terkemuka akan terwujud setelah divestasi PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) dituntaskan melalui penerbitan saham baru di Bursa Efek Indonesia.
Baca Juga
Tetapkan Harga Pelaksanaan Rp 5.550, Adaro Andalan (AADI) Raih Pernyataan Efektif IPO Saham
“Ada tiga hal penting mengapa saham ADRO dipertahankan rekomendasi beli, yaitu divestasi AADI merupakan strategi untuk penguatan neraca keuangan perseroan, perseroan memiliki kemampuan untuk menaikkan pendapatan berlipat melalui investasi energi hijau, dan aksi tersebut bagian dari unlock value,” tulisnya dalam riset yang diterbitkan di Jakarta, kemarin.
Sumber: Sucor Sekuritas
Terkait neraca keuangan kuat, Andreas mengatakan, ADRO berpotensi memiliki posisi kas bersih senilai US$ 2 miliar dan ekuiti mencapai US$ 5,5 miliar dari divestasi AADI. Dengan dana besar tersebut, kemampuan ADRO untuk menggapai pertumbuhan kuat dari bisnis energi tebrarukan terbuka kuat ke depan.
Baca Juga
Alamtri Resources (ADRO) Tetapkan Kurs Konversi Tambahan Dividen Rp 41,77 Triliun
Usai melepaskan bisnis batu bara kokas, dia mengatakan, Alamtri (ADRO) masih memiliki sumber pertumbuhan kinerja keuangan yang kuat bersumber dari dua anak usaha ini. Di antaranya, PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR) diproyeksikan tetap mencatatkan pertumuhan kinerja keuangan kuat ke depan. ADMR diproyeksikan mampu untuk menjual sebanyak 10 jon batu bara kokas tahun 2028 atau rata-rata pertumbuhan tahunan sebanyak 14% untuk lima tahun ke depan.
Selain itu, anak usaha perseroan PT Saptainda Sejati (SIS), anak usaha ADRO, sebagai kontraktor pertambangan batu bara dengan kapasitas 200 juta bcm overburden removal dan transportasi batu bara dengan volume 70 juta ton, diharapkan ikut menjadi penyumbang selanjutnya terhadap kinerja ADRO.
Grafik Saham ADRO

