IHSG Selasa (26/11/2024) Diprediksi masih Bergerak di Zona Bearish, Dua Saham Ini Layak Dilirik
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (26/11/2024), masih berada di zona trend bearish, meskipun ditutup melesat pada perdagangan kemarin.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset yang diterbitkan di Jakarta, hari ini, menyebutkan bahwa IHSG mulai mencoba menguji resisten MA20 level 7.328, meski demikian trend bearish masih tetap ada. Penguatan indeks kemarin masih bersifat sementara. Oleh karena itu, pemodal disarankan tetap waspada, apabila indeks turun ke bawah support 7.140.
Baca Juga
Wall Street Sambut Positif Pilihan Menkeu Kabinet Trump, Dow Melesat dan Ukir Rekor Baru
Pergerakan indeks juga bakal terpengaruh lompatan kembali bursa saham Wall Street, yaitu Dow Jones semalam ditutup melesat 0,99%. Begitu juga dengan indeks S&P500 menguat 0,30% dan indeks Nasdaq menguat sebanyak 0,27%.
Di tengah peluang pergerakan bearish indeks, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan beli saham BUKA dengan target harga Rp 130-140 dan PGAS dengan target harga Rp 1.655-1.700. Sebaliknya saham AKRA dan BFIN direkomendasikan jual.
Kemarin, IHSG ditutup melesat 118,55 poin (1,65%) menjadi 7.314,11, namun pemodal asing terpantau masih melanjutkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 573,05 miliar di seluruh pasar. Net sell terbanyak melanda lima saham berikut, yaitu saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 570,24 miliar, PT MNC Energy Invesments Tbk (IATA) Rp 144,77 miliar, dan PT Barito Pacific Tbk (BRPT) Rp 143,50 miliar.
Baca Juga
Indonesia Kendaraan (IPCC) Tebar Dividen Interim, Cek Jadwal Berikut
Lompatan IHSG hingga kembali ke atas level 7.300 kemarin didorong kenaikan hampir seluruh sektor saham, seperti sektor saham, seperti sektor keuangan 1,49%, sektor energi 1,11%, sektor property 1,16%, sektor industry 1,28%, dan sektor consumer non primer 0,98%. Sebaliknya penurunan hanya melanda saham sektor teknologi 1,17%.
Sejalan dengan lompatan indeks, sejumlah saham ini torehkan penguatan pesat hingga auto reject atas (ARA), seperti saham PT Bank Mapayada Internasional Tbk (MAYA) naik 35% menjadi Rp 270, PT Bank QNB Indonesia Tbk (BKSW) menguat 34,78% menjadi Rp 93, PT Tron Karya Digital Nusa Tbk (TRON) naik 34,22% menjadi Rp 180, dan PT Dosi Roha Indonesia Tbk (ZBRA) melesat 33,33% menjadi Rp 104. ARA juga melanda saham PT Golden Flower Tbk (POLU) sebanyak 24,74% menjadi Rp 1.790.
Grafik IHSG Kemarin

