IHSG masih Bergerak Bearish, Dua Saham Ini Layak Dipantau
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (21/6/2024), diproyeksikan masih bergerak bearish, meskipun terjadi lonjakan pada penutupan perdagangan kemarin.
Mandiri Sekuritas dalam riset hari ini menyebutkan bahwa pergerakan indeks kemungkinan berada dalam kisaran 6.625-6.900. IHSG masih menunjukkan pola pergerakan bearish dalam jangka pendek.
Baca Juga
Saham Semen Terlalu Murah untuk Diabaikan, Intip Target Saham SMGR dan INTP Ini
Meski bergerak dalam rentang bearish, Mandiri Sekuritas menyebutkan sejumlah saham masih layak dicermati dengan potensi penguatan. Di antaranya, saham MAIN direkomendasikan beli dengan target harga Rp 630 dan NCKL direkomendasikan beli dengan target harga Rp 1.030.
Kemarin, IHSG ditutup melesat 92,4 poin (1,37%) menjadi 6.819,32. Namun demikian, pemodal asing kembali mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 100,52 miliar dengan terbanyak melanda saham PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Rp 243,98 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 220,13 miliar, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 43,46 miliar.
Baca Juga
Mau Transaksi Saham Barito Renewables (BREN)? Simak Dua Berita Penting Ini
Penguatan indeks kemarin ditopang atas kenaikan mayoritas sektor saham, khususnya saham sektor keuangan setelah saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dengan kenaikan Rp 170 (4,15%) menjadi Rp 4.270 dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menguat Rp 375 (4,14%) menjadi Rp 9.425.
Penguatan juga melanda saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) mencapai Rp 200 (3,48%) menjadi Rp 5.950, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) naik Rp 100 (2,33%) menjadi Rp 4.400, dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) menguat Rp 30 (1,24%) menjadi Rp 2.440.
Grafik IHSG

