Net Sell Berlanjut Rp 573,05 Miliar, tapi Investor Asing Mulai Kolek Saham Bank Papan Atas Ini
JAKARTA, investortrust.id – Meski indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (25/11/2024), melesat 118,55 poin (1,65%) menjadi 7.314,11, pemodal asing terpantau masih melanjutkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 573,05 miliar di seluruh pasar.
Net sell terbanyak melanda lima saham berikut, yaitu saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 570,24 miliar, PT MNC Energy Invesments Tbk (IATA) Rp 144,77 miliar, PT Barito Pacific Tbk (BRPT) Rp 143,50 miliar, PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS) Rp 89,75 miliar, dan PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 82,04 miliar.
Baca Juga
Delta Dunia (DOID) akan Akuisisi Tambang Batu Bara Metalurgi Terbesar di Australia US$ 455 Juta
Sebaliknya lima saham dengan torehan pembelian bersih (net buy) oleh pemodal asing, yaitu saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 204,44 miliar, PT United Tractors Tbk (UNTR) Rp 170,11 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 124,24 miliar, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) Rp 90,11 miliar, dan PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) Rp 68,66 miliar.
Lompatan IHSG hingga kembali ke atas level 7.300 tersebut didorong kenaikan hampir seluruh sektor saham, seperti sektor saham, seperti sektor keuangan 1,49%, sektor energi 1,11%, sektor property 1,16%, sektor industry 1,28%, dan sektor consumer non primer 0,98%. Sebaliknya penurunan hanya melanda saham sektor teknologi 1,17%.
Sejalan dengan lompatan indeks, sejumlah saham ini torehkan penguatan pesat hingga auto reject atas (ARA), seperti saham PT Bank Mapayada Internasional Tbk (MAYA) naik 35% menjadi Rp 270, PT Bank QNB Indonesia Tbk (BKSW) menguat 34,78% menjadi Rp 93, PT Tron Karya Digital Nusa Tbk (TRON) naik 34,22% menjadi Rp 180, dan PT Dosi Roha Indonesia Tbk (ZBRA) melesat 33,33% menjadi Rp 104. ARA juga melanda saham PT Golden Flower Tbk (POLU) sebanyak 24,74% menjadi Rp 1.790.
Baca Juga
Saham BMRI, BBCA, BBNI, hingga BBRI Mendadak Ditutup Melesat, Penguatan bakal Berlanjut?
Sebaliknya saham PT Global Sukses Digital Tbk (DOSS), PT Pudjiadi Prestige Tbk (PUDP), PT Superkrane Mitra Utama Tbk (SKRN), PT Kedoya Adyaraya Tbk (RSGK), dan PT Newport Marine Services Tbk (BOAT).
Pekan lalu, IHSG ditutup menguat 34,30 poin (0,48%) menjadi 7.195,56. kenaikan sebanyak 341 saham, sebanyak 234 saham tak mengalami perubahan harga, dan sebanyak 370 saham mencatatkan penuruna. Meski IHSG pekan ini ditutup menguat kapitalisasi pasar (market cap) BEI masih turun tipis 0,08% menjadi Rp 12.053 triliun.
Penguatan indeks pekan 18-22 November tersebut ditopang atas kenaikan sejumlah sektor saham, seperti sektor teknologi 4,56%, sektor infrastruktur 2,03%, sektor materal dasar 1,25%, sektor consumer primer 2,22%, dan sektor energi 0,35%. Sebaliknya pelemahan melanda saham sektor property, sektor consumer non primer, dan sektor industry.

