Terbang 471,66%, Saham Emiten Grup Mayapada (SRAJ) Ini Disuspensi Ketiga Kali
JAKARTA, investortrust.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali menghentikan sementara perdagangan saham emiten yang masuk dalam grup Mayapada ini, PT Sejahteraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ). Penghentian dipicu berlanjutnya lonjakan harga saham emiten grup Mayapada tersebut.
Dengan demikian saham perusahaan yang dikendalikan Dato Sri Tahir telah mengalami suspensi perdagangan saham tiga kali dalam dua bulan terakhir. Alasan penghentian sama dipicu lonjakan harga.
Baca Juga
Meroket 187% Sebulan, Saham Grup Mayapada (SRAJ) Disuspensi BEI
Berdasarkan data BEI, saham SRAJ telah menguat dari level pembukaan kembali sahamnya pada 5 Maret Rp 910 menjadi Rp 1.715 pada penutupan perdagangan saham kemarin. Sedangkan year to date, saham SRAJ telah melambung dari Rp 300 menjadi Rp 1.715 atau naik 471,66%.
“BEI menghentikan sementara perdagangan saham SRAJ di pasar regular dan pasar tunai mulai sesi I 20 Maret 2024 hingga pengumuman bursa lebih lanjut,” tulis Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI Yulianto Aji Sadono dan PH Kepala Divisi Pengaturan & Operasional Perdagangan BEI Yayuk Sri Wahyuni dalam penjelasan resminya, kemarin.
Terkait target kinerja keuangan tahun 2024, manajemen SRAJ dalam penjelasan resminya beberapa pekan lalu menyebutkan, SRAJ membidik pertumbuhan pendapatan lebih dari 30%.
“Proyeksi tersebut memperhatikan potensi pasar di Indonesia yang terus berkembang, sehingga akan meningkatkan bed occupancy ratio disamping didukung oleh berbagai inisiatif yang telah dilakukan manajemen,” tulis manajemen SRAJ.
Baca Juga
Saham Emiten Rumah Sakti Mayapada (SRAJ) Lagi-lagi Melesat, Simak Kembali Target Ini
Sejumlah inisiatif yang dilakukan, tulis manajemen, berupa renovasi Mayapada Hospital Tangerang dan Mayapada Hospital Bogor rampung tahun 2023 dan akan beroperasi penuh pada tahun 2024. Perseroan bekerja dengan Smart Fertility Clinic dan Monash IVF untuk mengadakan layanan IVF di Mayapada Hospital Bogor.
Beberapa ekspansi juga dilakukan melalui Mayapada Hospital Jakarta Selatan yang akan mendukung pertumbuhan center of excellence (CoE) Pediatric Center. Perseroan juga akan bekerja sama dengan NUH Singapore dan Apollo Hospital India untuk terus meningkatkan performa dan layanan tenaga medis Mayapada Hospital.
Keluarga Tahir melalui PT Surya Cipta Inti juga mengendalikan 59,99% saham SRAJ. Selain itu Dato Sri Tahir dan Jonathan Tahir memiliki saham secara langsung di SRAJ.

