Meroket 187% Sebulan, Saham Grup Mayapada (SRAJ) Disuspensi BEI
JAKARTA, investortrust.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan pengentian sementara atau suspensi saham PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ), mulai perdagangan sesi I, Senin (12/02/2024).
Berdasarkan Pengumuman BEI yang ditandatangani Yulianto Aji Sadono dan Pande Made Kusuma Ari A, masing-masing selaku Kepala Divisi Pengawasan Transaksi Kepala Divisi Pengaturan & Operasional Perdagangan BEI disebutkan, suspensi saham SRAJ dilakukan di Pasar Reguler dan Pasar Tunai.
“Sehubungan dengan terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada saham SRAJ, kami memutuskan melakukan suspensi saham tersebut, dalam rangka cooling down sebagai bentuk perlindungan bagi Investor,” tulis Aji dan Pande dikutip dari pernyataannya Senin, (12/02/2024).
Baca Juga
Adapun suspensi dilakukan untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya di saham PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ).
BEI mengimbau para pihak yang berkepentingan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh Perseroan.
Baca Juga
Diketahui, saham pengelola rumah sakit Mayapada tersebut mencatat menguatan sebesar 14,84% ke level 735 per saham pada perdagangan Rabu, (07/02/2024).
Sedangkan selama sebulan terakhir hingga 7 Februari 2024, penguatan saham milik Dato Sri Tahir tersebut mencatat kenaikan 187,11% dari level Rp 256 per saham pada 12 Januari 2024.

