BEI Kembali Suspend Saham Pengelola Rumah Sakit Mayapada (SRAJ) Ini
JAKARTA, investortrust.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali menghentikan sementara perdagangan (suspensi) saham PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ), seiring lompatan harga dalam beberapa hari terakhir.
Suspensi saham SRAJ dilakukan untuk transaksi saham mulai sesi I, Jumat (16/2/20224). Suspensi ini merupakan yang kedua kalinya atas saham tersebut dalam sepekan terakhir.
Baca Juga
Abaikan Perkiraan Permintaan Global, Harga Minyak Naik Lebih dari 1%
Kepala Divisi Pengawasan Transaksi Kepala Divisi Pengaturan & Operasional Perdagangan BEI Yulianto Aji Sadono dan Pande Made Kusuma Ari A menyebutkan bahwa , suspensi saham SRAJ dilakukan di Pasar Reguler dan Pasar Tunai, menyusul peningkatan harga kumulatif yang signifikan atas saham SRAJ.
“Bursa mengimbau pihak-pihak yang berkepentingan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan perseroan,” tulisnya dalam pengumuman BEI di Jakarta, Jumat (16/2/2024).
Data BEI menyebutkan bahwa saham SRAJ telah melesat 203,33% dari level akhir tahun lalu Rp 300 menjadi Rp 910 pada penutupan perdagangan kemarin. Sedangkan Dato Sri Tahir tercatat sebagai pengendali yang paling diuntungkan atas lompatan harga saham pengelola rumah sakit Mayapada ini.
Baca Juga
Sejahteraraya (SRAJ) Tambah Modal 6 Anak Usaha dan Bentuk 2 Perusahaan Baru, Ada Apa?
Sebelumnya, perseroan menambah setoran modal enam anak usahanya secara bersamaan. Aksi ini bertujuan untuk mendukung pertumbuhan dan penguatan struktur permodalan.
Manajemen SRAJ dalam penjelasan resminya Kamis (4/1/2024) menyebutkan, kelima anak usaha yang mendapatkan setoran modal terdiri atas penambahan modal senilai Rp 530,06 miliar pada PT Sejahtera Inti Sentosa. Penambahan modal tersebut telah dituntaskan pada 3 Januari.

