IHSG Diramal Cenderung Sideways dalam Rentang 7.250 - 7.350
JAKARTA, investortrust.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi bergerak sideways atau mendatar pada perdagangan, Selasa (5/3/2024).
Tim Riset PT Phintraco Sekuritas menyebut, titik pivot IHSG berada pada level 7.300 dan support-resistance di level 7.250 dan 7.350.
“Secara teknikal, masih terjadi pelebaran negative slope pada MACD. Akan tetapi, stochastic RSI hampir memasuki oversold area. Terdapat peluang konsolidasi IHSG pada kisaran support 7.250,” ulas Tim Riset PT Phintraco Sekuritas dalam riset harian yang dikutip pagi ini.
Baca Juga
Dikatakan gerak datar IHSG disebabkan karena pelaku pasar masih mencermati perkembangan arah kebijakan moneter the Fed dan ECB.
ECB diperkirakan menahan suku bunga acuan di angka 4,5% pada pertemuan pekan ini. Sementara petunjuk arah kebijakan the Fed kemungkinan terdapat dalam testimoni Kepala the Fed, Jerome Powell pada pekan ini.
Testimoni tersebut disampaikan pasca rilis data ketenagakerjaan AS yang diperkirakan menurun di Februari 2024. “Terdapat spekulasi testimoni yang lebih dovish dari Powell (6/3/2024)” ulas Phintraco Sekuritas.
Baca Juga
Bank BJB (BJBR) Raup Laba Rp 1,78 Triliun Sepanjang Tahun 2023
Dari dalam negeri, pasar mengantisipasi data cadangan devisa per akhir Februari 2024 yang diumumkan pada, (6/3/2024). Posisi cadangan devisa diyakini masih jauh di atas kecukupan minimal internasional di 3 bulan impor.
Adapun saham-saham pilihan PT Phintraco Sekuritas hari ini meliputi saham PT Bukit Asam Tbk (PTBA), PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA). Sedangkan saham PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) direkomendasikan speculative buy.

