IHSG Cenderung Sideways, Saham INCO, TLKM, CUAN dan BUKA Berpotensi Naik
JAKARTA, investortrust.id – Pasar saham diprediksi akan mengalami pelemahan, seiring indikasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang dinilai sudah mulai jenuh beli.
Analis Teknikal WH Project,William Hartanto mengatakan, IHSG telah sepenuhnya reversal, setelah ditutup di atas 7.000 dengan kenaikan volume perdagangan harian di atas rata-rata pekan lalu.
‘’Terdapat gap pada level 6.968 yang dapat menjadi target koreksi di waktu yang akan datang ketika IHSG sudah jenuh beli,’’ ulas William Hartanto dalam riset harian yang dikutip, Senin (1/7/2024).
Lebih lanjut kata dia, penguatan IHSG menembus level 7.000 sekaligus mengkonfirmasi pola falling wedge dan juga menegaskan bahwa IHSG masih bergerak dalam tren sideways sejak bulan Mei 2022.
Baca Juga
Adapun sentimen eksternal yang berpengaruh pada pergerakan IHSG hari ini terutama kabar terkait debat calon presiden Amerika Serikat. Sentimen dinilai William memiliki peran dalam pergerakan USD dan potensi arah kebijakan BI saat menghadapi volatilitas pergerakan nilai tukar.
‘’Memperhatikan faktor-faktor di atas, hari ini kami memproyeksikan IHSG berpotensi bergerak dalam kecenderungan menguat range level 6.968 – 7.147,’’ katanya.
Berikut beberapa saham yang direkomendasikan WH Project secara teknikal hari ini:
Baca Juga
BMKG Ramal Hujan Ringan Guyur Sebagian Wilayah Jakarta Senin Malam
INCO, buy, support 3980, resistance 4420.
Pergerakan harga membentuk pola double bottom dengan neckline pada 4280 (belum konfirmasi).
TLKM, buy, support 3040, resistance 3300.
Pergerakan harga membentuk pola double bottom dengan neckline pada 3100 (telah konfirmasi).
CUAN, buy, support 8030, resistance 9150.
Pergerakan harga membentuk pola symmetrical triangle dengan neckline pada 8400 (telah terkonfirmasi).
BUKA, buy on breakout, support 115, resistance 142.
Pergerakan harga membentuk pola rectangle yang dikenal juga sebagai fase bottoming dengan neckline pada 142 (belum konfirmasi).

