Saat Kinerja Turun, Pengendali Ini malah Borong 1,7% Saham Maju Selaras (MSJA)
JAKARTA, investortrust.id - PT Maju Selaras Jaya Merta selaku pengendali menambah kepemilikan saham di PT Multi Spunindo Jaya Tbk (MSJA). Pengendali membeli sebanyak 1,7% saham MSJA dari pasar dengan nilai Rp 34.60 miliar.
Manajemen MSJA dalam keterangan resminya di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (20/11/2024), menyebutkan bahwa Maju Selaras Jaya membeli sebanyak 100 juta saham MSJA dengan harga pelaksanaan Rp 346 per saham, sehingga total nilai transaksinya mencapai Rp 34,60 miliar.
Baca Juga
“Pembelian sebanyak 1,7% saham tersebut telah dilaksanakan pada 15 November 2024. Pembelian dengan tujuan investasi tersebut berdampak terhadap penambahan kepemilikan menjadi 54,91% saham,” tulisnya.
Emiten produsen nonwoven (MSJA) ini resmi mencatatkan saham perdana di Bursa Efek Indonesia pada 10 Januari 2024. Saham ini listing dengan harga perdana Rp 300 per saham.
Direktur Utama Multi Spunindo Jaya Sasongko Basuki sebelumnya mengatakan, dengan harga saham perdana yang ditawarkan dan dibuka kepada masyarakat sebesar Rp 300 per saham, perusahaan meraup nilai IPO Rp 264,7 miliar.
MSJA akan menggunakan dana yang diperoleh dari IPO sekitar 40% akan untuk pengembangan usaha. Sekitar 75% dari porsi ini akan digunakan untuk pembelian mesin SAP sheet beserta utilitasnya, dalam rangka penambahan lini produksi baru. Sisanya, 25% akan digunakan perseroan untuk pembangunan gedung pabrik untuk lini produksi SAP sheet.
Baca Juga
Meski Rupiah Fluktuatif, Prospek Keuangan dan Saham Kalbe Farma (KLBF) Tetap Kuat hingga 2025
Hingga kuartal III-2024, MSJA membukukan penurunan pendapatan dari Rp 53,01 miliar menjadi Rp 50,32 miliar. Penurunan ini berimbas terhadap pelemahan laba kotor dari Rp 11.76 miliar menjadi Rp 8,73 miliar.
Laba usaha juga turun dari Rp 6,34 miliar menjadi Rp 4,13 miliar. Penurunan tersebut berimbas terhadap koreksi laba bersih tahun berjalan dari Rp 5,62 miliar menjadi Rp 4,06 miliar.
Berdiri sejak 1997, Multi Spunindo (MSJA) merupakan produsen nonwoven terkemuka di Indonesia yang memproduksi produk nonwoven sheet yang kemudian digunakan sebagai salah satu bahan baku produk jadi untuk berbagai sektor, mulai dari sektor kesehatan seperti pembalut, popok, masker dan lainnya, hingga sektor otomotif, konstruks, dan agrikultur.
Grafik Saham MSJA

