Saat Mulai Untung, Pengendali Ini malah Lepas 24,77% Saham Jaya Trishindo (HELI), Ada Apa?
JAKARTA, investortrust.id – PT Startel Communication selaku pengendali melepas sebanyak 24,77% saham di PT Jaya Trishindo Tbk (HELI). Nilai transaksinya mencapai Rp 55,70 miliar.
Manajemen HELI dalam penjelasan resminya di Jakarta, Kamis (10/10/2024), menyebutkan bahwa Startel melepas sebanyak 206,31 juta saham HELI dengan target pelaksanaan Rp 270 per saham pada 4 Oktober.
Baca Juga
“Penjualan tersebut bertujuan sebagai divestasi saham. Aksi ini membuat total saham HELI yang dimilikinya berkurang dari 47,82% menjadi 23,05% saham,” tulisnya dalam keterang tersebut.
Namun demikian, manajemen belum mengungkap investor yang membeli saham hang dilepas pengendali tersebut. Berdasarkan data registrasi pemegang saham hingga akhir September, Startel Bersama dengan PT Komala Tri Varia bertindak sebagai pengendali dengan kepemilikan masing-masing 47,82% dan 20,5% saham.
Hingga semester I-2024,Jaya Trishindo (HELI), perusahaan penyewaan helicopter ini, berhasil membalikkan rugi bersih menjadi laba bersih. Pencapaian didukung peningkatan pesat pendapatan.
Baca Juga
Emtek (EMTK) Beli 9,5% Saham Bukalapak (BUKA) Menggambarkan Penilaian Positif Ini
Pertumbuhan tersebut sejalan dengan kenaikan pendapatan dari Rp 14,76 miliar menjadi Rp 58,19 miliar hingga Juni 2024. Kenaikan tersebut berimbas terhadap laba bruto Rp 6,8 miliar, dibandingkan dengan rugi bruto Rp 2,25 miliar pada semester I-2023.
Jaya Trishindo (HELI) berhasil mencatatkan laba usaha senilai Rp 4,95 miliar pada semester I-2024, dibandingkan dengan rugi bersih semester I-2023 senilai Rp 4,03 miliar. Hal ini menajdikan perseroan berhasil membalikkan posisi rugi bersih Rp 11,06 miliar menjadi laba bersih tahun berjalan menjadi Rp 1,78 miliar.
Peningkatan laba tersebut menjadikan HELI bukukan laba per saham senilai Rp 2,10 per saham pada semester I-2024, dibandingkan dengan rugi bersih per saham Rp 13 per saham pada semester I-2023.
Grafik Saham HELI
