Bagikan

Trend Bearish IHSG Belum Berakhir, Sebaliknya Saham GOTO dan JPFA Menarik  

JAKARTA, investortrust.id –  Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (20/11/2024), masih dalam trend bearish, meskipun ditutup melesat kemarin. Pemodal disarankan tetap waspadai penurunan ke area support 6.998-7.064.

BRI Danareksa Sekuritas dalam riset hari ini menyebutkan bahwa pergerakan indeks diperkirakan dalam rentang 7.064-73.70. Secara teknikal, belum ada perubahan signifikan atas IHSG setelah menembus support 7.228.

Baca Juga

Bank QNB Indonesia (BKSW) Gandeng TheFoodhall, Manjakan Nasabah dengan Diskon

Pergerakan indeks juga akan terpengaruhi laju bursa saham Wall Street semalam, yaitu Dow Jones turun tipis 0,28%. Sebaliknya indeks S&P500 dan Nasdaq kembali lanjutkan penguatan masing-masing 0,40% dan 1,04%.

Sedangkan saham pilihan hari ini adalah saham GOTO direkomendasikan beli dengan target harga Rp 78-82 dan JPFA direkomendasikan beli dengan target harga Rp 1.830-2.000. Sebaliknya saham AVIA dan SSIA direkomendasikan jual.

 Kemarin, IHSG ditutup rebound dengan kenaikan sebanyak 61,44 poin (0,86%) menjadi 7.195,72. Meski demikian, pemodal asing masih lanjutkan penjualan bersih (net sell) saham Rp 746,21 miliar. Net sell melanda,  saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 384,31 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 330,70 miliar, dan  PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 261,57 miliar.

Baca Juga

Sugiman Halim Investor Kakap BRMS Borong Ratusan Juta Saham Newport Marine (BOAT), Ada Apa?

Kenaikan indeks didukung penguatan sejumlah sektor saham, seperti sektor teknologi 5,24%, sektor infrastruktur 2,56%, sektor consumer primer 2,18%, sektor property 1,50%, dan sektor material dasar 0,58%. Sebaliknya pelemahan hanya melanda saham sektor kesehatan 0,24%.

Sejalan dengan penguatan IHSG, tiga saham ini catatkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Berdikari Pondasi Perkasa Tbk (BDKR) naik 34,91% menjadi Rp 228,  PT Bank Artha Graha Internasional Tbk (INPC) naik 34,43% menjadi Rp 164, PT Pudjiadi & Sons Tbk (PNSE) melesat 24,57% menjadi Rp 1.090, dan PT Jakarta Setiabudi Internasional Tbk (JSPT) naik 19,72% menjadi Rp 6.525.

Grafik IHSG

The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024