Belum Berakhir! Asing Lepas Saham Rp 515,92 Miliar, Berikut Daftarnya
JAKARTA, investortrust.id – Pemodal asing kembali mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham mencapai Rp 515,92 miliar, seiring dengan anjloknya indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (15/11/2024), sebanyak 53,3 poin (0,74%) menjadi 7.161,26.
Net sell terbanyak melanda lima saham berikut, yaitu saham PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) Rp 218,98 miliar PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 166,21 miliar, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) Rp 113,37 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 90,18 miliar, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 47,22 miliar.
Baca Juga
Wamildan Tsani Panjaitan Ditetapkan Jadi Dirut Garuda Indonesia (GIAA) Gantikan Irfan Setiaputra
Sebaliknya lima saham dengan torehan pembelian bersih (net buy) terbanyak, yaitu saham PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Rp 77,80 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 54,89 miliar, PT MNC Entertainment Tbk (MSIN) Rp 29,35 miliar, PT United Tractors Tbk (UNTR) Rp 28,47 miliar, dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp 23,26 miliar.
Koreksi IHSG hingga berada di bawah 7.200 seiring dengan kejatuhan mayoritas sektor saham, seperti saham sektor material dasar 1,92%, sektor energi 1,28%, sektor consumer primer 1,38%, sektor keuangan 0,63%, dan sektor property 0,63%. Sebaliknya satu-satunya sektor saham yang naik adalah sektor industry 0,49%.
Meski IHSG anjlok, empat saham ini bertahan auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Adiwarna Anugerah Abadi Tbk (NAIK) melesat 34,02% menjadi Rp 260, PT Jakarta Setiabudi Internasional Tbk (JSPT) naik 24,93% menjadi Rp 4.360, saham PT Daaz Bara Lestari Tbk (DAAZ) menguat 24,77% menjadi Rp 2.670, dan PT Dwi Guna Laksana Tbk (DWGL) menguat 24,32% menjadi Rp 276.
Baca Juga
Prabowo Subianto Dorong Kerja Sama Ekonomi dan Perdamaian di Kawasan Pasifik
Sebaliknya saham dengan koreksi paling dalam, yaitu saham PT Berdikari Pondasi Perkasa Tbk (BDKR), PT Duta Anggada Realty Tbk (DART), PT Golden Flower Tbk (POLU), PT Multipolar Tbk (MLPL), dan PT Pelangi Indah Candindo Tbk (PICO).
Kemarin, IHSG ditutup melemah sebanyak 94,11 poin (1,29%) menjadi 7.214,56 dengan penjualan bersih (net sell) saham berlanjut hingga Rp 795,34 miliar. Net sell terbanyak melanda saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 28,29 miliar, PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) Rp 127,37 miliar, dan PT FAP Agri Tbk (FAPA) Rp 119,98 miliar.
Koreksi indeks kemarin dipicu atas kejatuhan seluruh sektor saham, seperti sektor energi 1,77%, material dasar 1,66%, sektor consumer primer 1,11%, sektor properti 1,78%, sektor kesehatan 1%, dan sektor keuangan 0,83%. Sebaliknya saham sektor teknologi satu-satunya yang cetak kenaikan 1,27%.

